Tidak perlu antre, Yunani akuisisi 3 pesawat KC-390 dari slot pesanan Portugal

Embraer KC-390 MillenniumEmbraer
Embraer KC-390 Millennium.

AIRSPACE REVIEW – Dewan Keamanan Nasional Yunani (KYSEA) secara resmi telah menyetujui program pengadaan tiga unit pesawat angkut militer Embraer KC-390 Millennium senilai 600 juta euro (sekitar Rp10,5 triliun).

Langkah strategis ini diambil untuk memodernisasi kapasitas angkut taktis Angkatan Udara Yunani (Hellenic Air Force/HAF) sekaligus menggantikan armada uzur C-130 Hercules yang telah beroperasi selama hampir lima dekade.

Untuk pembelian ini, Yunani tidak perlu mengantre dari jalur produksi baru di pabrik Embraer, Brasil. Melalui kesepakatan antarpemerintah (Government-to-Government) dengan Portugal, Yunani mengambil alih tiga opsi slot produksi milik Lisbon.

Langkah ini sama sekali tidak mengurangi pesanan armada utama Portugal sendiri. Portugal memanfaatkan hak opsi slot tambahan yang dipegangnya di Embraer untuk mempercepat jalur pengadaan bagi negara sekutu NATO.

Pengiriman Mulai Tahun 2027

Hasil dari skema pengalihan slot ini membuat pengiriman unit pertama untuk Yunani dapat dipercepat, yaitu mulai tahun 2027. Keseluruhan armada awal ditargetkan rampung pada 2030, lengkap dengan opsi penambahan tiga unit pesawat lagi di masa depan.

Ditenagai dua mesin turbofan IAE V2500-E5, Millennium mampu mengangkut muatan hingga 26 ton dengan kecepatan jelajah 870 km/jam. Kecepatan ini jauh melampaui C-130H yang hanya berkecepatan sekitar 540 hingga 590 km/jam.

Peningkatan kecepatan tersebut memangkas waktu tempuh udara lebih dari satu jam untuk rute-rute krusial, seperti penerbangan dari daratan Yunani menuju Kreta, Laut Aegea Timur, hingga Siprus.

Selain itu, ruang kargonya sanggup memuat dua kendaraan tempur lapis baja M113, satu helikopter H-60, atau hingga 80 prajurit.

Dikonfigurasi Menjadi KC-390

Kehadiran C-390 juga menandai era baru bagi kapabilitas tempur Yunani karena pesawat ini dikonfigurasi sebagai tanker pengisi bahan bakar di udara (KC-390).

Dilengkapi dua hose-and-drogue pods di bawah sayapnya, KC-390 dapat melakukan pengisian BBM di udara untuk jet tempur Rafale dan Mirage 2000 milik Yunani.

Untuk menjamin kesiapan armada dan menghindari krisis perawatan, Menteri Pertahanan Yunani Nikos Dendias memastikan pemeliharaan pesawat maupun mesin akan dilakukan di dalam negeri.

Proses perawatan bakal ditangani langsung oleh Hellenic Aerospace Industry (HAI) dengan tingkat partisipasi domestik minimal 25 persen.

Portugal Punya Opsi 10 Tambahan C-390

Portugal telah mengamankan total pesanan pasti sebanyak enam unit C-390 dari Embraer. Kontrak awal sebanyak lima unit ditandatangani pada Agustus 2019 untuk menggantikan armada C-130H Angkatan Udara Portugal, sebelum akhirnya ditambah satu unit lagi pada pertengahan 2025.

Hingga saat ini, Portugal telah menerima empat unit pesawat yang dioperasikan oleh Skadron 506 “Rinocerontes” di Pangkalan Udara No. 11 Beja. Pengiriman unit pertama dimulai pada Oktober 2023, disusul unit kedua pada Juni 2024, unit ketiga pada Maret 2025, dan unit keempat pada 23 Januari 2026.

Pesawat keempat tersebut dilengkapi dengan modul tangki isi ulang bahan bakar di udara (air-to-air refueling). Sementara dua unit tersisa dari pesanan pasti tersebut dijadwalkan secara bertahap hingga tahun 2027 dan 2029.

Baca di Sini: Pesawat KC-390 keempat pesanan Portugal melakukan uji terbang di fasilitas Embraer

Selain pesanan utama, Portugal juga te;aj menyertakan 10 opsi pembelian tambahan dalam amandemen kontraknya. Opsi slot produksi ini sengaja disiapkan untuk memfasilitasi kebutuhan alutsista bagi negara anggota NATO dan sekutu Eropa.

Melalui skema kerja sama antarpemerintah (Government-to-Government), Yunani memanfaatkan peluang ini dengan mengambil tiga unit dari opsi slot milik Portugal agar memperoleh jadwal pengiriman yang jauh lebih cepat tanpa perlu mengantre dari awal rantai produksi. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *