Puspenerbad operasikan dua helikopter baru buatan Rusia: Mi-8AMT dan Ka-32T
Via XAIRSPACE REVIEW – Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) dalam beberapa bulan terakhir terlihat mengoperasikan helikopter baru dengan tanda TNI AD.
Heli yang diterbangkan termasuk dua Mi-8AMT dari Lapangan Terbang Pondok Cabe di Tangerang Selatan dan setidaknya serta satu Kamov Ka-32T yang terpantau terbang dari Pangkalan Udara TNI Angkatan Darat (Lanumad) Ahmad Yani di Semarang.
Ditengarai, kedua Mi-8AMT tersebut merupakan helikopter yang awalnya disewa dari E-System Solutions yang berbasis di Uni Emirat Arab.
Sebelumnya, kedua helikopter ditugaskan untuk mendukung Kementerian Pertahanan RI dalam penanggulangan bencana banjir bandang di Sumatera pada Desember 2025.
Sedangkan helikopter lainnya adalah Ka-32T yang diperkirakan adalah UR-CIR yang sebelumnya dimiliki oleh Artic Group, perusahaan penyedia layanan helikopter yang teregistrasi di Ukraina.
Pengalaman Mengoperasikan Mi-17
Cukup menarik, Ka-32T adalah helikopter model koaksial (rotor tumpuk, berputar lawan arah) pertama yang dioperasikan Puspenerbad.
Kehadiran tiga helikopter tambahan produksi Rusia ini akan menambah kekuatan armada helikopter angkut medium berat Penerbad.
Puspenerbad sebelumnya mengoperasikan helikopter jenis Mi-17 yang didatangkan dalam beberapa gelombang pengadaan dari Rusia, dengan subvarian utama Mi-17-IV dan Mi-17-V5.
Armada Mi-17 Puspenerbad yang ada saat ini adalah tiga unit varian Mi-17-IV dengan pengadaan tahun 2008.
Kemudian menerima enam unit Mi-17-V5 untuk memperkuat Skuadron 31/Serbu. Disusul tiga unit lainnya sebagai pengadaan tahun 2011. (RBS)
