Bukan cuma tambah armada, ini alasan Azul borong empat Airbus A330neo sekaligus

Airbus A330neo AzulAirbus

AIRSPACE REVIEW – Maskapai penerbangan asal Brasil, Azul Linhas Aéreas, membuat gebrakan baru dengan resmi mengumumkan pembelian empat unit pesawat tambahan Airbus A330-900neo.

Namun, langkah strategis ini bukan sekadar urusan menambah jumlah pesawat di dalam hanggar. Ada alasan besar di balik keputusan Azul memborong burung besi raksasa buatan konsorsium Eropa tersebut.

Pembelian ini rupanya menjadi poros utama dari taktik Azul untuk mempercepat ekspansi internasional mereka di tengah lonjakan permintaan penerbangan jarak jauh.

Dengan tambahan empat unit baru ini, total komitmen pesanan Airbus A330neo milik Azul kini melonjak menjadi 11 unit pesawat.

Lantas, mengapa Azul begitu kepincut dengan Airbus A330neo?

Alasan pertama dan yang paling krusial bagi bisnis maskapai adalah efisiensi operasional. Sejak menjadi maskapai pertama di kawasan Amerika yang mengoperasikan A330neo pada 2019 lalu, Azul telah membuktikan bahwa pesawat ini sangat hemat bahan bakar dan memiliki kapasitas jelajah yang luar biasa.

Selain itu, pesawat ini memiliki tingkat kemiripan sistem (commonality) yang sangat tinggi dengan generasi pendahulunya, A330ceo.

Bagi Azul, ini adalah keuntungan besar karena mereka bisa memangkas biaya pelatihan pilot secara signifikan serta menyederhanakan proses perawatan armada.

Alasan kedua adalah strategi Azul untuk memenangkan hati penumpang lintas benua. Maskapai ini sadar bahwa rute internasional ke Eropa dan Amerika Serikat membutuhkan kenyamanan ekstra.

Oleh karena itu, armada A330neo mereka dilengkapi dengan kabin Airspace rancangan Airbus.

Kabin ini menawarkan ruang yang lebih lega, kompartemen bagasi yang luas, sistem pencahayaan pintar untuk mengurangi jetlag, hingga konektivitas internet berkecepatan tinggi yang membuat penerbangan belasan jam terasa singkat.

Ramah Lingkungan

Ditenagai oleh mesin Rolls-Royce Trent 7000 generasi terbaru, Airbus A330-900neo mampu terbang tanpa henti hingga 13.300 km.

Tidak hanya tangguh, pesawat ini juga dirancang untuk menekan emisi karbon dan konsumsi bahan bakar secara drastis dibandingkan model lawas.

Hal ini sejalan dengan misi jangka panjang Azul untuk menghadirkan penerbangan yang lebih ramah lingkungan.

Keputusan Azul untuk memborong armada ini juga mempertegas dominasi Airbus di pasar Amerika Latin dan Karibia, di mana pabrikan asal Eropa tersebut menguasai hampir 70% pesanan pesawat masa depan di wilayah tersebut.

Melalui kombinasi efisiensi biaya, kenyamanan premium, dan komitmen lingkungan inilah Azul siap mengunci posisinya sebagai raja baru penerbangan jarak jauh dari Amerika Latin ke panggung dunia. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *