Kerahkan 430 drone dan rudal-rudal mematikan, Rusia kembali serang Ukraina

Serangan udara masif Rusia terhadap Ukrainamon1tor_ua

AIRSPACE REVIEW – Rusia kembali melancarkan serangan gabungan yang masif pada malam hari terhadap Ukraina. Serangan menggunakan rudal hipersonik, balistik, dan jelajah bersama dengan ratusan drone.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan, serangan dimulai pukul 18:00 pada tanggal 13 Maret dan melibatkan hampir 500 ancaman udara, menjadikannya salah satu serangan terbesar yang tercatat selama perang.

Secara total, sistem radar Ukraina mendeteksi 498 aset serangan udara, termasuk rudal balistik, rudal jelajah, senjata hipersonik, dan ratusan drone serang.

Arah utama serangan adalah wilayah Kyiv, menunjukkan fokus Rusia yang berkelanjutan pada tekanan terhadap ibu kota dan infrastruktur sekitarnya.

Komponen serangan rudal mencakup dua rudal antikapal Zircon yang diluncurkan dari Krimea, 13 rudal balistik Iskander-M atau S-400 yang ditembakkan dari wilayah Bryansk Rusia, serta 25 rudal jelajah Kalibr yang diluncurkan dari kapal-kapal di Laut Hitam dan Laut Kaspia.

Selain itu, penerbangan strategis Rusia meluncurkan 24 rudal jelajah Kh-101 dari wilayah Vologda Rusia.

Senjata presisi yang diluncurkan dari udara juga digunakan selama serangan tersebut. Menurut pejabat Ukraina, pesawat Rusia menembakkan empat rudal berpemandu Kh-59/69 dari area peluncuran di wilayah Kursk Rusia dan wilayah Donetsk yang diduduki sementara.

Namun, sebagian besar serangan terdiri dari pesawat tanpa awak. Rusia mengerahkan 430 drone serang, termasuk amunisi jelajah tipe Shahed serta Gerbera, Italmas, dan model UAV lainnya.

Sekitar 250 drone tersebut adalah tipe Shahed. Drone ini diluncurkan dari berbagai arah termasuk Bryansk, Kursk, Oryol, Shatalovo, Millerovo dan Primorsko-Akhtarsk di Rusia, serta lokasi peluncuran di Krimea.

Jaringan pertahanan udara Ukraina merespons dengan pertahanan berlapis yang melibatkan penerbangan tempur, unit rudal permukaan-ke-udara, sistem peperangan elektronik, unit sistem tak berawak, dan kelompok tembak bergerak.

Upaya terkoordinasi ini memungkinkan para pembela Ukraina untuk mencegat sebagian besar ancaman yang datang.

Pada pukul 09:00, data awal menunjukkan bahwa 460 target udara telah dihancurkan atau dilumpuhkan, termasuk 58 rudal dan 402 drone.

Di antara senjata yang dicegat adalah satu rudal Zircon, tujuh rudal balistik, semua 25 rudal jelajah Kalibr, semua 24 rudal Kh-101, satu rudal Kh-59/69, dan ratusan drone.

Meskipun tingkat pencegahan serangan tinggi, serangan itu tetap menimbulkan kerusakan.

Otoritas Ukraina melaporkan enam serangan rudal dan 28 dampak drone di 11 lokasi, sementara puing-puing dari drone yang jatuh tersebar di tujuh area tambahan.

Informasi mengenai empat rudal tambahan masih dalam verifikasi karena penilaian kerusakan terus berlanjut. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *