Italia mengerahkan fregat FREMM Federico Martinengo ke Siprus untuk menangkal serangan drone dan rudal balistik Iran
Via X AIRSPACE REVIEW – Italia telah mengerahkan fregat FREMM Federico Martinengo ke perairan lepas pantai Siprus untuk memperkuat postur pertahanan udara dan maritim pulau itu setelah serangan pesawat tak berawak terhadap pangkalan RAF Akrotiri Inggris.
Keputusan ini diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto di hadapan Parlemen dan kemudian diikuti oleh keberangkatan kapal tersebut dari Taranto.
Kehadiran fregat FREMM ini untuk memperkuat pertahanan udara dan maritim Eropa terhadap kemungkinan ancaman drone dan rudal balistik, terkait dengan krisis regional antara Iran dengan Israel yang didukung oleh Amerika Serikat.
Federico Martinengo adalah FREMM ketujuh milik Angkatan Laut Italia dan yang ketiga dalam konfigurasi serbaguna (GP).
Kapal ini mulai beroperasi pada tahun 2018 setelah selesai dibangun di galangan kapal Riva Trigoso dan Muggiano milik Fincantieri.
Kapal perang sepanjang 144 m dan bobot penuh sekitar 6.900 ton ini dapat menampung hingga 168 awak, dengan akomodasi untuk personel tambahan seperti spesialis atau pasukan jika diperlukan.
Sebagai tenaga penggeraknya berupa sistem propulsi CODLAG. Kecepatan maksimumnya mencapai 27 knot, dan daya tahan sekitar 6.000 mil laut pada kecepatan jelajah 15 knot.
Menghadapi drone dan rudal balistik, Federico Martinengo dapat mengandalkan sistem pertahanan udara yang diusungnya yakni SAAM-ESD dengan rudal Aster 15 dan Aster 30 yang diluncurkan dari sistem peluncuran vertikal (VLS) 16 sel.
Guna melawan target bermanuver cepat, kapal dibekali sistem Strales dengan amunisi berpemandu DART. Sedangkan untuk pertahanan titik jarak dekat tersedia senapan mesin berat kaliber 12,7 mm.
Rangkaian sensor pada kapal berpusat pada radar multifungsi Leonardo MFRA dan radar pengawasan permukaan SPS-732. Didukung juga dengan perangkat dukungan dan penanggulangan elektronik, dan optronik inframerah.
Buritan kapal dapat menampung helikopter NH90 atau EH101 untuk menambah jangkauan dalam operasi maritim menghadapi kapal perang permukaan maupun bawah air. (RBS)
