Menghadapi ancaman serangan dari Iran, Israel memperluas penyebaran perisai pertahanan udaranya
Via X AIRSPACE REVIEW – Militer Israel telah mengerahkan sistem pertahanan udara tambahan di beberapa kota sejak 14 Januari 2026 sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran tentang kemungkinan serangan dari Iran.
Media Israel melaporkan. pengerahan ini mencakup elemen-elemen sistem yang dirancang untuk melawan roket jarak pendek, drone, dan rudal jelajah.
Baterai-baterai tersebut ditempatkan di daerah perkotaan dan pesisir yang sebelumnya telah menjadi target kelompok-kelompok yang didukung oleh Iran.
Aktivitas ini mencerminkan peningkatan kesiapan karena ketegangan regional terus meningkat.
Laporan lokal juga menyebutkan bahwa militer bagian Barat telah memindahkan personel dari Pangkalan Udara Al Udeid.
Diketahui, sistem pertahanan udara Israel saat ini mencakup Iron Dome, David’s Sling, dan sistem Arrow.
Khusus Iron Dome digunakan untuk melawan roket jarak pendek dan ancaman udara tak berawak, tetapi tidak dirancang untuk mencegat rudal balistik.
Sistem pertahanan berlapis ini dimaksudkan untuk melindungi daerah berpenduduk dan infrastruktur penting jika terjadi serangan terkoordinasi dari lawan. (RBS)
