Ukraina kini mengoperasikan jet tempur Mirage 2000-5 bersenjata rudal MICA untuk melawan drone dan pesawat Rusia

Mirage 2000-5 ukraina membawa rudal MICA_Via X

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara Ukraina (UAF) kini mengoperasikan jet tempur Mirage 2000-5F sumbangan dari Prancis dengan rudal udara ke udara MICA. Foto yang beredar di media sosial memperlihatkan hal ini. .

Sebelumnya, Ukraina menyatakan hanya menggunakan rudal udara ke udara jarak pendek Magic 2 pada jet tempur bersayap delta tersebut.

MICA (Missile d’Interception, de Combat et d’Autodéfense) adalah sistem rudal udara ke udara multitarget, segala cuaca, dan berteknologi fire-and-forget.

Rudal yang dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan MBDA dari Prancis memiliki jangkauan 60-80 km, mejadikannya jenis rudal di luar jangkauan visual (Beyond Visual Range/BVR).

Kehadiran MICA pada jet tempur Mirage 2000-5F Ukraina telah memperluas kemampuan UAF untuk bertempur melawan pesawat Rusia, baik melawan jet tempur maupun drone-drone Rusia yang diluncurkan secara berulang oleh Moskow.

Rudal MICA dikembangkan dalam dua varian, yaitu MICA EM yang dipandu oleh radar aktif dan MICA IR yang dipandu dengan pencari pencitraan inframerah.

Kedua rudal memiliki dimensi yang sama, berukuran panjang sekitar 3,1 m, berat sekitar 112 kg, dan hulu ledak sekitar 13 kg.

MICA EM memiliki jangkauan lebih jauh yaitu 80 km dibandingkan MICA IR yang berjangkauan 60 km.

Salah satu fitur pembeda utama rudal MICA adalah integrasinya dengan jaringan data taktis. Rudal ini dapat digunakan dalam mode penguncian setelah peluncuran, di mana rudal dapat menerima pembaruan target selama penerbangan melalui tautan seperti Link 16.

Hal ini memungkinkan Mirage 2000-5F untuk menembakkan senjata bahkan tanpa mempertahankan kontak langsung dengan target.

Rudal dapat menggunakan informasi yang diberikan oleh radar berbasis darat, pesawat lain, atau platform pengawasan udara, sehingga meningkatkan kemampuan bertahan hidup pesawat tempur di lingkungan yang sangat rawan konflik.

Meski demikian, mengingat rudal MICA termasuk rudal yang mahal, diperkirakan berharga 2 juta euro (setara Rp39 miliar), sehingga pemakaiannya akan selektif.

Prancis mentransfer jet Mirage 2000-5F ke Ukraina sekitar awal tahun 2025. Jumlah pasti yang disumbangkan ke Ukraina tidak disebutkan.

Namun sumber terbuka mengindikasikan pengiriman awal Mirage 2000-5 kepada Kyiv berjumlah enam unit.

Satu pesawat dilaporkan jatuh pada bulan Juli 2025, pilotnya selamat setelah melontarkan diri dari kokpit. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Br4m berkata:

    Salut sama pilot2 tempur AU Ukraina ini yg benar2 dipaksa buat berperang bertaruh nyawa demi negaranya. Sementara pilot tempur negara lain yg setara Ukraina boleh dibilang kebanyakan cuma latihan tanpa pernah menembakkan senjata ke lawannya. Pilot Ukraina harus menembakkan senjata demi nyawanya sendiri, istilah”killl or be killed” adalah bahasa mereka sehari2.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *