Perkuat Lini Depan, Rusia Kembangkan T-72B3M Shturm Nirawak dengan Modul Tempur BMPT
Russian MoDAIRSPACE REVIEW – Rusia secara terbuka memamerkan kendaraan tempur lapis baja nirawak berbasis T-72B3M dari keluarga proyek Shturm dalam fase aktif latihan strategis Center-2026 di lapangan tembak Chebarkul, wilayah Chelyabinsk.
Pengujian ini menampilkan dua konfigurasi modul tempur, termasuk varian anyar bergaya BMPT dengan kanon otomatis ganda 30 mm yang baru pertama kali terlihat di publik.
Menurut keterangan produsen pertahanan Uralvagonzavod, kendaraan tempur tanpa awak ini dibangun untuk memberikan bantuan tembakan langsung bagi unit-unit penyerbu di garis depan.
Kehadiran modul tempur meriam 125 mm yang dipangkas serta modul tempur bergaya BMPT menandai transformasi proyek Shturm dari sekadar tank serbu robotik tunggal menjadi keluarga kendaraan tempur nirawak bersenjata berat.
Kapasitas Internal Lebih Besar
Varian baru berbasis sasis T-72B3M ini menggunakan arsitektur kubah (turret) tanpa awak (uninhabited turret) yang lebih ringkas.
Karena tidak lagi membutuhkan ruang untuk komandan dan juru tembak di dalam kubah, kapasitas internal yang tersisa dialokasikan untuk penempatan sistem persenjataan, amunisi, sensor pengintai, serta perangkat kendali jarak jauh.
Sistem persenjataan pada modul tempur bergaya BMPT ini mencakup dua kanon otomatis kaliber 30 mm, unit pembidik elektro-optik terpadu, serta perlindungan eksterior berlapis seperti era Relikt dan struktur sangkar pelindung dari ancaman drone FPV.
Kendaraan ini juga dilengkapi bilah buldoser (dozer blade) pada bagian depan untuk menerobos barikade, puing-puing, dan rintangan di area pertempuran jarak dekat atau perkotaan.
Penampilan kendaraan ini sekaligus mengonfirmasi realisasi rancangan dari dokumen paten resmi Federal Institute of Industrial Property (FIPS) Rusia yang sebelumnya hanya berupa konsep di atas kertas.
Keluarga Robot Tempur Lapis Baja
Pendekatan modular pada proyek Shturm memungkinkan militer Rusia mengombinasikan dua peran tempur utama di lapangan.
Varian meriam 125 mm difokuskan untuk menghancurkan posisi pertahanan keras dan target berlapis baja, sementara varian kanon ganda 30 mm bertugas memberikan volume tembakan penekan (suppression fire) jarak menengah.
Info Lainnya: Helikopter Ka-29 Rusia kejar dan hancurkan USV Ukraina yang dilengkapi rudal R-73 Archer
Penggunaan sasis T-72B3M yang sudah teruji memberikan kemudahan dari segi otomotif dan rantai pasok logistik, sehingga fokus pengembangan dapat dipusatkan pada ketahanan sistem komunikasi, kendali jarak jauh, dan sensor pengintai.
Uralvagonzavod menegaskan bahwa kendaraan ini beroperasi sebagai sistem jarak jauh di bawah kendali penuh operator manusia (remotely operated), bukan sebagai unit otonom sepenuhnya, guna mengurangi risiko jatuhnya korban jiwa personel di garis depan. (AF)
