Raih Kontrak Rp22 Triliun, Otokar Bakal Pasok Kendaraan Lapis Baja ke Negara Asing
OtokarAIRSPACE REVIEW – Produsen pertahanan terkemuka asal Turkiye, Otokar, mengumumkan penandatanganan kontrak ekspor raksasa bernilai 1,47 miliar USD (sekitar Rp22,8 triliun) untuk memasok armada kendaraan lapis baja beroda ban (wheeled armored vehicles) ke sebuah negara asing yang dirahasiakan identitasnya.
Penjualan bernilai fantastis ini resmi disampaikan perusahaan melalui Platform Pengungkapan Publik (KAP) Turkiye.
Kesepakatan bisnis tersebut mencakup pengadaan beberapa varian kendaraan lapis baja roda ban beserta paket dukungan logistik secara menyeluruh.
Pihak Otokar hingga saat ini belum merinci tipe maupun jumlah pasti unit lapis baja yang masuk dalam paket pembelian tersebut.
Proses pengiriman kendaraan tempur dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2027 mendatang dan dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu tiga tahun.
Secara keseluruhan, struktur kontrak kerja sama tersebut memiliki masa berlaku hingga tujuh tahun.
COBRA Hingga ARMA
Otokar dikenal luas sebagai salah satu raksasa manufaktur kendaraan lapis baja roda ban asal Turkiye dengan lini produk unggulan seperti COBRA II 4X4, ARMA 6X6, hingga ARMA II 8X8.
Sebelum kesepakatan bernilai miliaran dolar ini ditandatangani, kesepakatan ekspor terbesar Otokar adalah penjualan 1.059 unit COBRA II 4X4 ke Rumania senilai 857 juta euro (sekitar Rp14,5 triliun) pada akhir 2024, di mana sebagian besar unitnya dirakit secara lokal di kota Mediaș, Rumania.
Info Lainnya: Kazakhstan akan memproduksi tank ringan berbasis Tulpar IFV dari Otokar diintegrasikan dengan turet HITFACT MkII dari Leonardo
Selain Rumania, lini kendaraan lapis baja buatan Otokar juga telah dipergunakan oleh sejumlah negara lain.
Estonia telah mengoperasikan panser ARMA 6X6 sejak akhir 2024 untuk memperkuat Brigade Infanteri ke-2 mereka, sementara kendaraan tempur rantis buatan Otokar juga telah memperkuat barisan Angkatan Bersenjata Ukraina sejak Mei 2023. (PN)
