Thailand Jajaki Produksi Lokal LUCAS: Shahed-136 Versi AS untuk Gempur Target Jarak Jauh
US ArmyAIRSPACE REVIEW – Thailand dilaporkan sedang menjajaki kerja sama strategis dengan perusahaan SpektreWorks, Amerika Serikat untuk membuat secara lokal drone kamikaze LUCAS (Low-Cost Unmanned Combat Attack System).
Dalam kunjungan resmi ke Quantico AS pada 2-9 Agustus 2026, delegasi Kementerian Pertahanan Thailand mendapatkan penjelasan langsung mengenai LUCAS sambil membahas inisiatif produksi drone tersebut Thailand.
Dilaporkan, nilai dari fasilitas yang diusulkan akan bergantung pada tingkat transfer teknologi (ToT) yang diberikan oleh SpektreWorks.
Bagi Angkatan Bersenjata Kerajaan Thailand, yang berkonflik dengan negara tetangganya Kamboja, kehadiran LUCAS dapat digunakan untuk serangan presisi jarak jauh.
Rekayasa Terbalik Shahed-136 Iran
LUCAS adalah drone serang satu arah buatan AS yang dirancang untuk memberikan serangan presisi jarak jauh yang relatif murah.
Drone ini dirancang untuk memberi pasukan AS kemampuan untuk meluncurkan sejumlah besar drone serang sekali pakai terhadap situs radar, pos komando, fasilitas logistik, depot amunisi, dan target penting operasional lainnya.
Menariknya drone yang juga dikenal sebagai FLM 136 ini dikembangkan AS berdasarkan rekayasa terbalik drone kamikaze Shahed-136 buatan Iran yang populer dan teruji perang.
Pasukan AS sendiri telah menggunakan sistem ini secara operasional pada tahun 2026 dalam serangan terhadap target di Iran, dan menunjukkan kesuksesan yang signifikan.
Kisaran 55.000 USD Per Unit
Untuk spesifikasinya, LUCAS berdimensi panjang sekitar 3 m, bentang sayap sekitar 2,5 m, berat 81,5 kg dengan muatan hulu ledak 18 kg.
Drone bersayap delta ini menggunakan mesin model pusher, dengan kecepatan maksimum 190 km/jam dan ketinggian terbang hingga 4.600 m.
Info Lain: Komando Pusat AS kerahkan drone kamikaze LUCAS ke Timur Tengah untuk terlibat dalam serangan ke Iran
LUCAS mampu terbang di udara hingga durasi 6 jam atau dengan jarak tempuh operasional sekitar 400 hingga 444 mil.
LUCAS berharga sekitar 55.000 USD per unit atau setara dengan 850 juta rupiah. Drone ini tergolong sebagai senjata presisi berbiaya murah, (RBS)
