Tembus angka 500! Pesanan baru dari Azorra bawa program Embraer E2 cetak rekor baru
Embraer AIRSPACE REVIEW – Produsen pesawat asal Brasil, Embraer, mencatatkan tonggak sejarah baru dalam program jet komersial generasi terbarunya.
Melalui pengumuman resmi yang dirilis pada Juni 2026, keluarga E-Jets E2 berhasil melewati angka psikologis 500 pesanan akumulatif menyusul adanya kontrak baru dari perusahaan penyewaan pesawat (lessor) global, Azorra.
Dalam kesepakatan terbaru ini, Azorra menandatangani pesanan pasti (firm order) untuk 15 unit pesawat Embraer E195–E2.
Kontrak tersebut juga mencakup hak pembelian (purchase rights) untuk 15 unit tambahan di masa mendatang.
Langkah ini semakin memperkuat kemitraan strategis kedua perusahaan sekaligus mengukuhkan posisi Azorra sebagai salah satu pendukung utama jet lorong tunggal modern buatan Brasil tersebut.
Dengan tambahan 15 pesawat ini, total pesanan pasti Azorra untuk keluarga E2 kini melonjak sebanyak 54 unit.
Kontrak ini akan dimasukkan ke dalam buku pesanan (backlog) Embraer untuk kuartal kedua tahun 2026, menandai ekspansi ketiga dari komitmen awal yang dibangun kedua perusahaan sejak tahun 2021.
Digunakan oleh 24 Maskapai Penerbangan
Berkat komitmen baru ini, program E-Jets E2 secara resmi melampaui angka 500 pesanan operasional sejak pertama kali diluncurkan.
Saat ini, lebih dari 200 pesawat generasi E2 telah aktif beroperasi di berbagai belahan dunia, melayani 24 maskapai penerbangan dan mengumpulkan ribuan jam terbang dalam operasional komersial harian.
Pendiri sekaligus CEO Azorra, John Evans, menyatakan bahwa keputusan untuk menambah pesanan ini mencerminkan tingginya permintaan maskapai terhadap pesawat E195-E2.
Pesawat ini dinilai modern, efisien, dan mampu memberikan profitabilitas lebih tinggi pada rute regional maupun rute dengan kepadatan menengah (medium-density).
Evans menekankan bahwa E195-E2 terbukti andal dalam membuka pasar baru, meningkatkan frekuensi penerbangan, serta meningkatkan kenyamanan penumpang.
Bagi Embraer, tren pertumbuhan keluarga E2 menegaskan pergeseran strategi maskapai global saat ini.
Banyak maskapai mulai beralih ke pesawat dengan kapasitas yang sesuai dengan permintaan riil (right-sizing), guna menghindari biaya operasional tinggi yang biasa melekat pada jet berbadan lebih besar.
Arjan Meijer, Presiden dan CEO Embraer Commercial Aviation mengatakan pesanan dari Azorra merupakan kepercayaan pasar terhadap produk Embraer.
“Pencapaian 500 pesanan ini menunjukkan kepercayaan pasar yang kuat terhadap pesawat yang dirancang untuk menawarkan efisiensi operasional tinggi, emisi yang lebih rendah, serta performa ekonomi yang luar biasa bagi maskapai,” ujarnya.
Aspek Kenyamanan Tinggi
E195-E2 saat ini merupakan pesawat komersial terbesar yang diproduksi oleh Embraer.
Pesawat ini ditenagai oleh mesin Pratt & Whitney generasi terbaru, desain sayap yang diperbarui, serta sistem manajemen penerbangan advanced.
Kombinasi teknologi tersebut menawarkan pengurangan signifikan dalam konsumsi bahan bakar dan emisi karbon dibandingkan dengan pesawat generasi sebelumnya.
Selain keunggulan lingkungan, E195-E2 juga menawarkan tingkat kebisingan yang jauh lebih rendah serta kabin modern dengan konfigurasi kursi 2-2.
Konfigurasi ini mengeliminasi keberadaan kursi tengah (middle seat), sebuah aspek kenyamanan yang sangat diapresiasi oleh para penumpang.
Keberhasilan penjualan keluarga E2 memperkokoh posisi strategis Embraer dalam persaingan ketat pasar penerbangan global, khususnya untuk segmen pesawat regional hingga kapasitas 150 kursi, bersaing erat dengan pabrikan-pabrikan pesawat utama dunia lainnya. (RNS)
