Republik Ceko meniru drone kamikaze Knyaz Vandal Rusia
Idnes AIRSPACE REVIEW – Sebuah organisasi sukarelawan Ceko, Spark, telah mereproduksi tiruan drone kamikaze Knyaz Vandal Rusia dan sedang bersiap untuk mengirimkannya ke Ukraina.
Menurut pemberitaan Idnes beberapa waktu lalu, drone tersebut diberi nama Jan Žižka, untuk menghormati komandan militer Ceko yang terkenal.
Batch pertama sebanyak 200 drone diharapkan akan dikerahkan ke garis depan dalam waktu dekat.
Seperti aslinya dari Rusia, drone Ceko ini menggunakan sistem kontrol serat optik, dan juga menawarkan opsi kontrol radio.
Awalnya para insinyur Ceko berhasil mendapatkan drone kamikaze Knyaz Vandal Rusia yang telah dinetralisir oleh seorang prajurit dari Brigade Pertahanan Teritorial ke-102 Angkatan Bersenjata Ukraina.
Drone tersebut kemudian dibongkar, dipelajari secara menyeluruh, dan dianalisis secara mendalam.
“Kami memutuskan bahwa kami akan mengembalikan kepada Rusia apa yang mereka kirimkan kepada kami,” kata Lesia Kopchuk, kepala klub teknik Spark.
Dalam waktu dua bulan, tim tersebut menggunakan drone yang berhasil direbut sebagai dasar untuk mendesain, menyempurnakan, dan meluncurkan produksi massal pesawat tanpa awak mereka sendiri.
Hampir semua komponen drone Jan Žižka bertanda “buatan Ceko”. Rangka pesawat dibuat dari fiberglass hijau, dan dudukan yang dicetak 3D. Demikian juga dengan baterai dan gulungan kabel serat optik hingga sepanjang 25 km.
Dikatakan bahwa biaya akhir drone tersebut sekitar sepertiga lebih rendah daripada model sebelumnya.
Kampanye penggalangan dana senilai 15 juta koruna Ceko saat ini hampir selesai. Jumlah ini akan memungkinkan tim Lesia Kopchuk untuk membiayai produksi sekitar 500 drone tambahan.
Keberhasilan tak terduga dari kampanye penggalangan dana tersebut juga didukung oleh beberapa tindakan yang diambil oleh Pemerintah Ceko yang baru. (RNS)

