Hadir dalam BEDEX 2026 di Brussel, Hanwha Aerospace pamerkan sistem rudal jarak jauh L-SAM
Hanwha Aerospace AIRSPACE REVIEW – Hanwha hadir di pameran pertahanan BEDEX 2026 di Brussel, Belgia pada 12-14 Maret 2026.
Perusahaan pertahanan dari Korea Selatan ini mempresentasikan kemampuan pertahanan udara dan rudal terpadunya (IAMD) bagi pasar pertahanan Eropa dan NATO.
Salah satu daya tarik utama di pameran ini, Hanwha Aerospace menampilkan L-SAM, sistem rudal permukaan ke udara jarak jauh yang dirancang untuk mencegat rudal balistik di lapisan atas fase terminal, yaitu pada ketinggian di atas 40 km.
Sistem ini menggunakan teknologi “hit-to-kill”, memanfaatkan energi kinetik untuk langsung menyerang target yang datang.
Metode ini memberikan presisi dan efektivitas penghancuran yang lebih besar daripada pendekatan fragmentasi ledakan dan saat ini hanya digunakan oleh segelintir negara.
Perusahaan mengatakan, pengembangan L-SAM selesai pada tahun 2024 dan memasuki produksi massal pada 2025.
Dengan mencegat rudal balistik berkecepatan tinggi di ketinggian, sistem ini memungkinkan respons langsung terhadap ancaman musuh.
Dengan potensi integrasinya IAMD ke NATO, L-SAM dapat memungkinkan penyebaran cepat bagi negara-negara Eropa yang saat ini mempercepat penguatan jaringan pertahanan udara mereka.
Hanwha Aerospace juga akan memperkenalkan sistem peluncur roket multilaras Chunmoo ke pasar Eropa Barat.
Chunmoo adalah platform beroda yang sangat mobile dan mampu menembakkan serangkaian amunisi berpemandu yang mencakup berbagai jarak tembak.
Basis operatornya di antara negara-negara anggota NATO telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir dari Polandia ke Estonia dan Norwegia.
Di BEDEX, Hanwha Aerospace memamerkan peluncur Chunmoo bersama empat jenis rudal berpemandu yang dirancang untuk berbagai jarak dan profil misi.
Sementara itu, Hanwha Systems memamerkan radar multifungsi (MFR) L-SAM, yang mampu mendeteksi dan melacak rudal balistik dan pesawat secara bersamaan.
Perusahaan ini juga memamerkan sistem senjata laser stasioner dan bergerak, yang bersama-sama menunjukkan kemampuan Hanwha untuk memberikan perlindungan pertahanan udara berlapis dari jarak dekat hingga jarak jauh. (RNS)

