KAI meluncurkan loyal wingman MUCCA, ditawarkan kepada Arab Saudi dan UEA sebagai pelengkap jet tempur KF-21

KAI tawarkan loyal wingman MUCCA kepada Arab Saudi dan UEA sebagai pelengkap KF-21Via X

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan kedirgantaraan Korea Selatan, Korea Aerospace Industries (KAI), telah memperkenalkan konsep jet tempur kolaboratif MUCCA (Medium Unmanned Collaborative Combat Aircraft) pada World Defense Show 2026 di Riyadh, Arab Saudi yang baru saja usai.

Dirancang sebagai platform modular multi misi, MUCCA dirancang untuk membawa senjata udara ke udara, amunisi serangan darat presisi, dan wahana pengintaian, pengawasan, dan intelijen (ISR).

MUCCA dapat beroperasi secara mandiri baik tunggal maupun kelompok, serta dapat menjadi Loyal Wingman bagi jet tempur berawak atau dikenal sebagai MUM-T (Manned-Unmanned Teaming)

Di WDS 2026, KAI menampilkan model MUCCA skala 1:5, yang terlihat membawa rudal antipesawat dan rudal udara ke permukaan di bawah sayapnya. Sedangkan di ruang senjata internalnya (IWB) dapat membawa bom berpemandu.

Fitur menarik lainnya yakni bagian hidung MUCCA dapat mengakomodasi pemasangan sensor yang berbeda, terutama opsi IRST dan opsi radar AESA.

Dengan berat tinggal landas maksimum 5.420 kg, menempatkannya MUCCA lebih dekat ke kategori jet tempur ringan nirawak daripada drone bersenjata kecil, dimensinya hampir sebesar KAI FA-50 Fighting Eagle.

Berdasarkan informasi yang diungkapkan dalam pameran, MUCCA akan ditenagai dengan satu turbofan dengan daya dorong 4,100 lbf (1,860 kg), dapat mencapai kecepatan maksimum 0,85 Mach dan jangkauan operasi 2.600 km.

MUCCA dikembangkan sebagai loyal wingman bagi jet tempur siluman KAI KF-21 Boramae yang juga telah diminati oleh Angkatan Udara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. MUCCA dapat disesuaikan dengan tuntutan operasional angkatan udara penggunanya.

KAI menargetkan MUCCA sudah dapat beroperasi sekitar tahun 2035, yang ditargetkan menjadi pengguna pertamanya adalah Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF). (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Widya Satria Budhi berkata:

    Kita kok ndak ditawari juga? 🤔

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *