Pesawat tempur Su-30MKI India dan Gripen Thailand akan melakukan latihan bersama di dekat Selat Malaka
USAF AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara India (IAF) akan mengerahkan jet tempur Su-30MKI untuk melaksanakan latihan bersama dengan jet tempur Gripen C/D Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) di dekat Selat Malaka.
India juga akan melibatkan pesawat pengisian bahan bakar di udara dan pesawat peringatan didi dan kendali udara (AEW&C) untuk mendukung operasi jarak jauh dan menyediakan pengawasan udara selama latihan.
Media India melaporkan sekitar lima jet Su-30MKI akan dikerahkan dari pangkalan udara India di Kepulauan Andaman dan Nicobar. Sementara jet Gripen akan terbang dari Pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Thailand.
Kapal perang Angkatan Laut India diharapkan beroperasi di perairan terdekat untuk mendukung kegiatan pencarian dan penyelamatan selama operasi penerbangan.
Latihan ini dilakukan di sekitar Selat Malaka, salah satu koridor maritim tersibuk di dunia yang menghubungkan Samudra Hindia dan Pasifik dan membawa sebagian besar perdagangan global dan pengiriman energi.
Lalu lintas maritim dan udara yang padat di wilayah ini menjadikannya relevan secara operasional bagi angkatan udara yang terlibat dalam pengawasan, keamanan jalur laut, dan operasi terkoordinasi di lingkungan yang padat.
Latihan ini mencerminkan perluasan bertahap kerja sama pertahanan India-Thailand dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di bidang maritim.
Pengerahan jet tempur dari Kepulauan Andaman dan Nicobar bukan tanpa alasan. India sedang memperkuat komando terintegrasi di kepulauan tersebut sebagai “benteng” di mulut Selat Malaka.
Dengan berlatih bersama Thailand, India menegaskan perannya sebagai penyedia keamanan (Net Security Provider) di kawasan Samudra Hindia.
Pengamat menilai Su-30MKI akan mengandalkan radar besar, daya jangkau jauh, dan thrust vectoring untuk manuver ekstrim.
Sementara Gripen C/D mengandalkan radar cross-section yang kecil, efisiensi operasional, dan integrasi data-link yang sangat maju. (RNS)
