Airbus menghadirkan helikopter H160 milik Derazona di Singapore Airshow 2026: Nyaman dan efisien

Derazona menjadi operator H160 di Asia TenggaraAirbus Helicopters

AIRSPACE REVIEW – Airbus menghadirkan helikopter H160 milik Derazona Helicopters dari Indonesia dalam pmaeran statik di Singapore Airshow 2026. Kehadiran heli ini menandai masuknya helikopter H160 generasi terbaru ke pasar energi Asia Tenggara.

Kehadirannya juga sekaligus mencerminkan momentum positif program H160 secara global, dengan raihan 30 pesanan baru sepanjang 2025 dari sektor sipil, parapublic, dan militer, tulis Airbus dalam rilisnya yang dikirimkan ke Airspace Review.

Seperti diketahui, Derazona baru-baru ini telah menerima pengiriman H160 pertamanya untuk mendukung misi energi lepas pantai di Indonesia.

Perusahaan mengklaim heli ini ideal untuk digunakan di lingkungan operasi lepas pantai yang menantang, dengan keunggulan pada aspek kenyamanan dan efisiensinya.

“Debutnya helikopter H160 di Singapore Airshow menunjukkan sebuah momentum nyata di kawasan Asia-Pasifik,” ujar Thomas Zeman, Vice President/Head of Sales and Marketing, Asia-Pacific, Airbus Helicopters.

“Helikopter H160 sangat sesuai dengan kebutuhan pasar di kawasan ini, di mana para operator semakin mengutamakan keselamatan, dampak lingkungan, serta efisiensi biaya. Mulai dari misi energi di Indonesia,
layanan darurat di Jepang, hingga transportasi korporasi di Korea Selatan dan Australia, helikopter H160 telah terbukti sebagai helikopter serbaguna yang dapat diandalkan.” tambah dia.

Di Korea Selatan, pperator penerbangan bisnis K-Aviation telah menerima helikopter ACH160 pertama untuk segmen korporasi di negara tersebut, sekaligus menetapkan standar baru dalam layanan penerbangan privat.

Di Jepang: H160 telah menjadi pilihan utama untuk layanan publik, dengan Biro Pemadam Kebakaran Kota Hiroshima menjadi operator pemadam kebakaran pertama yang mengoperasikan tipe ini. Disusul oleh Biro Pemadam Kebakaran Kota Nagoya dengan pemesanan baru untuk misi pemadaman kebakaran dan
penyelamatan.

Selain itu, Badan Kepolisian Nasional Jepang (National Police Agency/NPA) telah mengintegrasikan dua unit h helikopter H160 ke dalam armada penegakan hukumnya.

Di Australia, perusahaan logistik dan rantai pasokan swasta Linfox melakukan pesanan H160 pertama di Australia untuk misi transportasi penumpang.

Di luar kawasan Asia-Pasifik, H160 terus menunjukkan fleksibilitas globalnya. Pada Maret 2025, PHI menjadi operator pertama yang mengoperasikan helikopter H160 untuk misi komersial lepas pantai di Teluk Meksiko.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Persenjataan Prancis (Direction Générale de l’Armement/DGA) menerima helikopter H160 pertama untuk Gendarmeri Nasional Prancis pada Desember 2025.

Seiring dengan keberhasilan varian sipil, pengembangan versi militer H160 juga terus mengalami kemajuan signifikan.

Airbus telah memulai kampanye uji terbang untuk H160M Guépard, yang dikembangkan untuk Angkatan Bersenjata Prancis guna menggantikan lima tipe helikopter lama.

Prototipe pertama saat ini tengah menjalani pengujian untuk memvalidasi kinerja penerbangan, dengan tahapan uji lanjutan, termasuk uji sistem persenjataan, yang direncanakan berlangsung pada akhir 2026.

Progres ini membuka jalan bagi pengiriman kepada Angkatan Bersenjata Prancis yang dijadwalkan dimulai pada akhir 2028, sekaligus menegaskan fleksibilitas platform H160 dalam mendukung berbagai misi. (RNS)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *