Bangun tiga prototipe lagi, desain drone S-70 Okhotnik-B ada perubahan

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Rusia melalui Novosibirsk Aviation Plant Chkalov (NAZ) membangun tiga lagi prototipe drone siluman kelas berat S-70 Okhotnik-B, yaitu yang kedua, ketiga, dan keempat. Prototipe pertama telah mengudara perdana pada 3 Agustus 2019 lalu.

Prototipe kedua hingga keempat ini akan digunakan untuk mendukung uji terbang pada 2022-2023.

Sumber industri militer Rusia seperti diberitakan RIA Novosti menyebut, perubahan desain akan dilakukan pada prototipe kedua berdasarkan hasil operasional prototipe pertama.

“Perbaikan desain berkaitan khususnya dengan sistem peralatan elektronik onboard dan elemen struktural glider,” kata sumber.

Ditambahkan, prototipe ketiga dan keempat akan menjadi acuan untuk seri produksi Okhotnik-B.

S-70 Okhotnik-B ditenagai satu mesin AL-41F tanpa pembakaran tambahan (non-afterburner). Hal ini untuk menyesuaikan dengan dimensi badan pesawat dan untuk mengurangi panas serta tangkapan pada radar musuh.

Drone kelas berat kombatan ini dirancang untuk menghancurkan target-target udara dan target darat.

Okhotnik-B mampu terbang pada cuaca buruk dan menempuh jarak yang jauh. Drone ini dilengkapi senjata jarak jauh presisi tinggi.

S-70 dirancang oleh Biro Desain Sukhoi, bagian dari United Aircraft Corporation (UAC), menggunakan model sayap terbang.

Panjang drone ini berkisar 14 meter dengan rentang sayap 19 meter, dan berat lepas landas 20 ton. Kecepatan terbang maksimum 1.000 km/jam atau dalam tingkatan subsonik.

Rencananya, drone S-70B yang akan menjadi pendamping jet tempur siluman Su-57 (NATO: Felon) ini akan dikirim ke Angkatan Dirgantara Rusia pada 2024.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *