Pantau KADIZ, Korea akan andalkan radar jarak jauh buatan dalam negeri

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Korea Selatan akan mengembangkan radar pertahanan udara jarak jauh buatan dalam negeri untuk memantau Zona Identifikasi Pertahanan Udara Korea (KADIZ).

Hasil pemantauan di KADIZ akan dikirimkan ke Pusat Kontrol dan Pelaporan Utama Angkatan Udara guna ditindaklanjuti dengan operasi udara.

Badan Pengadaan Penjataan Korea mengatakan, radar baru ini nantinya akan menggantikan radar lama buatan luar negeri.

Sementara itu Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) telah menandatangani kesepakatan 46 miliar won (41 juta USD) dengan LIG Nex1 Co. (perusahaan pertahanan asal Korea Selatan) untuk proyek pengembangan radar selama empat tahun.

Radar baru yang akan dikembangkan ini dijadwalkan dapat beroperasi mulai tahun 2027.

Seperti diberitakan Yonhap, pemerintah Korea Selatan sebelumnya telah mendorong proyek pengembangan radar jarak jauh dengan LIG Nex1.

Akan tetapi, proyek pertama dibatalkan karena radar yang dikembangkan saat itu tidak sesuai dengan kriteria kinerja yang disyaratkan.

Melalui pengembangan radar baru ini, diharapkan Korea Selatan memiliki radar pertahanan udara jarak jauh yang sesuai dengan kebutuhan.

Dikatakan, Seoul akan menanggung 65 persen biaya pengembangan radar baru tersebut.

Roni Sont

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *