Drone Enrol Pilot, kreasi Bandung binaan Kemenristek/BRIN

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Drone Enrol Pilot dibuat oleh PT Enrol Sistem Indonesia, sebuah perusahaan startup yang menjadi binaan Kemenristek/BRIN sejak 2017.

Melalui program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) yang sekarang sudah menjadi Pra Startup, perusahaan ini mendapatkan funding untuk mengembangkan sistem autopilot untuk target drone pada awalnya.

Teknologi open source hasil desain sendiri, kemudian diproduksi sendiri di bandung. Sistem autopilotnya didesain sedemikian rupa dengan perangkat lunak dan misinya.

Kecepatan terbang 250 km/jam

Drone dengan kecepatannya terbang mencapai 250 km/jam ini, sistem autopilotnya sudah menggunakan enrol pilot.

Rencananya, akan dipasangkan amunisi sekitar 800 gr. Drone dengan berat maksimum 2,8-3 kg ini dapat digunakan sebagai drone kamikaze.

Untuk menentukan wipe point-nya drone dilengkapi dengan kamera. Target yang ingin dihancurkan dimasukkan ke sistem dan drone bisa terbang secara berkelompok.

Dikutip dari laman ristekbrin, drone ini telah diuji coba terbang lebih dari lima drone. Pada prinsipnya tidak ada batasan jumlah drone yang digunakan.

Pengembangan berikutnya untuk drone kargo

Ada juga drone yang lebih besar. Sistemnya juga menggunakan enrol pilot. Drone ini fungsinya untuk angkut kargo. Drone bisa membawa paket-paket dari toko online.

Enrol PilotKemenristek/BRIN

Ke depan, drone ini akan dikembangkan sampai bisa mengangkut barang hingga 25kg.

Tahun depan, kemungkinan juga akan dikembangkan kecerdasan buatan (AI) untuk sistem tracking dan log-in targetnya.

Drone-drone ini juga nantinya dapat mengintegrasikan sistem yang ada di darat ke dalam sebuah battle management system (BMS) untuk memonitor pergerakan target dalam pertempuran modern.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *