AS setujui penjualan rudal AIM-9X Block II kepada Korea Selatan

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah menyetujui kemungkinan penjualan rudal udara ke udara AIM-9X Block II Tactical Sidewinder kepada Korea Selatan dengan nilai taksiran 158,1 juta dolar AS. Hal ini diumumkan oleh Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan (DSCA)  pada 1 Oktober 2020.

Raytheon Corporation di Arizona akan menjadi kontraktor pembuatan rudal untuk penjualan ke Korea Selatan ini.

Di AS, Air Intercept Missile (AIM) 9X Block II telah digunakan oleh Angkatan Laut AS (US Navy). Angkatan Udara AS (USAF) juga turut memesannya.

DSCA menerangkan, Republik Korea telah mengajukan proposal untuk membeli 115 misil AIM-9X Block II Tactical Sidewinder, 50 AIM-9X Block II Captive Air Training Missiles (CATM), 20 Unit Panduan Rudal Taktis AIM-9X Block II, dan 20 Unit Panduan CATM AIM 9X Block II.

Lalu ada juga kontainer, dukungan sistem senjata, perangkat lunak, transportasi permukaan, bantuan teknis rudal, bantuan teknis, dan elementerkait lainnya.

AIM-9X merupakan rudal terbaru dari keluarga rudal udara ke udara jarak dekat Sidewinder. AIM-9 sendiri adalah rudal udara ke udara jarak dekat yang paling banyak digunakan di dunia, yakni oleh lebih oleh 40 negara.

AIM-9X Block II (AIM-9X-2) mulai digunakan oleh AS pada 2015. Dibandingkan versi lama, varian ini memiliki kemampuan data-link dan mengunci target lebih baik selain kemampuan manuver dan anti-penanggulangan inframerah yang juga lebih bagus.

AIM-9X-2 memiliki kemampuan lock-on-after-launch yang artinya seeker rudal tidak perlu mengunci target terlebih dahulu sebelum diluncurkan.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *