Gemuruh jet F-16 di Aviano Air Base tak terganggu wabah corona

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Meski Italia merupakan salah satu episentrum dan menjadi negara terparah yang terkena dampak pandemi virus corona (COVID-19), kegiatan di Pangkalan Udara Avianao (Aviano Air Base) tetap berjalan seperti biasanya.

Aviano Air Base berjarak 290 km dari Lombardy, kota terparah di Italia yang terkena COVID-19. Aviano merupakan pangkalan udara militer milik Italia sekaligus basis pangkalan udara bagi penempatan  kekuatan NATO di Italia.

Pesawat-pesawat tempur tetap melaksanakan tugas seperti biasanya. Demikian juga dengan pelatihan tetap dilaksanakan dengan menjaga jarak antarpersonel sama lain (physical/social distancing).

Untuk diketahui, di Aviano AFB Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) menempatkan sejumlah pesawat tempurnya dan melaksanakan operasi udara dati pangkalan ini.

Capt. Claire Bieber pilot F-16 dari Skadron Tempur ke-510 di Aviano AFB mengatakan, meski wabah melanda Italia, pasukan tempur USAF tetap bersiaga menjalankan tugasnya.

“Saya tahu hal ini kedengarannya tidak berkorelasi dengan keadaan (wabah virus corona), tapi ini penting diketahui bahwa bangsa Amerika dan siapapun tahu kami tetap siaga,” ujarnya seperti diberitakan Air Force Magazine.

“Kami bekerja dengan meminimalisir risiko-risiko yang dapat timbul. Kami tentu sangat peduli terhadap masalah keselamatan dan keluarga kami,” lanjutnya.

USAF

Di Aviano AFB terdapat dua skadron pesawat SAR dan dua skadron jet tempur F-16 USAF, yaitu Skadron Tempur ke-510 dan Skadron Tempur ke-555. Keduanya berada di bawah naungan Wing Tempur ke-31.

Disebutkan, kegiatan penerbangan biasanya dilaksanakan oleh 12 F-16 pada pagi hari dan 10 F-16 pada sore hari. Dengan adanya wabah COVID-19 ini, jumlah sorti penerbangan dikurangi menjadi delapan pesawat pada pagi dan delapan pesawat pada sore hari.

Bieber menambahkan, prosedur kesehatan dijalankan di pangkalan udara. Seperti mencuci tangan memakai sabun dan penyediaan hand sanitizer di berbagai tempat.

Bagi personel yang merasa tidak enak badan disarankan tinggal di rumah.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *