Program akuisisi S-400 Triumf oleh India tidak tertunda

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Program akuisisi sistem pertahanan udara (sishanud) jarak jauh S-400 Triumf dari Rusia oleh India dipastikan tidak tertunda dan terus berjalan. Penyebaran wabah virus corona yang terjadi saat ini tidak memengaruhi jadwal pengadaan penggebuk target udara ini.

Diakui, memang ada penundaan selama dua minggu. Akan tetapi, hal itu tidak membatalkan rencana yang sudah disusun sejak lama.

Duta Besar India di Moskow Bala Venkates Varma mengatakan hal itu dalam wawancara dengan kantor berita TASS.

“Memang ada penundaan jadwal pengiriman sekira dua minggu, tetapi kontrak akan diimplementasikan sesuai kesepakatan. Saya kira tidak ada masalah berarti,” ujarnya seperti Airspace Review kutip dari pemberitaan tanggal 11 April.

Menurut jadwal, pengiriman kelompok pertama sishanud S-400 ke India akan dilaksanakan pada akhir tahun depan.

New Delhi dan Moskow menandatangani kontrak akuisisi lima resimen S-400 senilai 5 miliar dolar AS pada Oktober 2018. Penyerahan seluruh sistem ini akan dilaksanakan paling akhir pada semester pertama tahun 2025.

Sejauh ini tidak ada pemberlakuan sanksi dari Washington terhadap New Delhi sebagaimana diterapkan Paman Sam kepada Ankara yang membeli S-400.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *