Versi tercanggih Eurofighter Typhoon dibuat untuk Kuwait dan Qatar

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Versi tercanggih jet tempur Typhoon dibuat oleh Eurofighter untuk Kuwait dan Qatar. Jet tempur bersayap delta untuk kedua negara pemesan ini melebihi kemampuan armada Typhoon yang dimiliki oleh empat negara pengguna utama dari Eropa yaitu Inggris, Jerman, Spanyol, dan Italia.

Typhoon untuk Kuwait dan Qatar dilengkapi dengan radar AESA (E-scan) Captor-E dan sistem persenjataan yang lebih modern termasuk Sniper targeting pod dan rudal jelajah udara ke darat Storm Shadow dan Brimestone.

Ada juga perangkat PIRATE(passive infrared airborne track equipment) IRST (infrared search and track system) dan Praetorian DASS (defensive aid sub-system).

Kuwait pada 2016 memesan 28 Typhoon terdiri dari 22 Typhoon kursi tunggal dan 6 Typhoon kursi tandem. Penandatanganan kontrak senilai 8,7 miliar dolar AS ditandatangani oleh Kuwait dengan Eurofighter dan Finmeccanica (Leonardo).

Seperti diberitakan Airspace Review sebelumnya, pesawat pertama Typhoon untuk Kuwait telah mengudara perdana pada 23 Desember tahun lalu di Pusat Uji Penerbangan milik Leonardo Aircraft Division di Turin-Caselle, Italia. Pesawat akan diserahkan tahun ini.

Sementara Qatar menandatangani pesanan 24 unit Typhoon pada Desember 2017. Pengiriman akan dilakukan mulai 2022.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *