Bandara Kertajati menggeliat, dari Majalengka bisa keliling dunia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati mulai menggeliat. Setelah satu tahun tujuh bulan sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 24 Mei 2018 tren peningkatan jumlah penumpang pesawat dari bandara kebanggaan Tanah Priangan ini mulai terproyeksikan.

Tahun ini, embarkasi dan debarkasi penerbangan haji akan dimulai dari Kertajati dengan jumlah 97 keloter (kelompok terbang) mengangkut 40 ribu jemaah calon haji.

Untuk asrama haji masih menggunakan asrama di Bekasi. Jemaah akan melaksanakan proses clearance di Asrama Haji Bekasi dan dari sana diantar ke BIJB menggunakan bus dengan waktu tempuh 2-3 jam.

Sampai di BIJB, jemaah tinggal masuk ke dalam pesawat Saudi Arabia dan terbang menju Jeddah atau Madinah via Hyderabad, India untuk mengisi bahan bakar.

Penerbangan dari BIJB tidak perlu menunggu lama karena slot penerbangan di bandara ini tidak sepadat di Soekarno-Hatta.

Selain penerbangan haji, dari BIJB sejak seminggu lalu juga sudah dilaksanakan penerbangan umroh oleh Citilink menggunakan pesawat terbaru A330neo. Penerbangan dilaksanakan satu kali setiap minggunya.

A330neo Citilink
Istimewa

Jumlah jemaah umroh yang diangkut Citilink dalam setiap penerbangannya mencapai 110-120 orang dan menunjukkan peningkatan.

Direktur Utama BIJB Salahuddin Rafi dalam perbincangan dengan Airspace Review di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Jumat (24/1/2010), mengatakan potensi lain yang digalakkan di BIJB saat ini adalah penerbangan kargo.

BACA  Su-34 digantung dan tembakkan roket S-25 di darat

“Penerbangan kargo sejak Desember lalu sudah kita buka. Dalam sepuluh hari hingga 31 Desember, sudah terangkut 420 ton. Potensi yang bagus. Nah sekarang kita persiapkan untuk penerbangan kargo internasional. Rencananya akan mulai kita buka pada Februari,” ujar Ketua Ikatan Alumni Curug (IAC) ini.

Jumlah penumpang stabil

Ia menjelaskan, masalah masih belum maksimalnya jumlah penumpang penerbangan reguler dari dan ke BIJB, salah satunya memang masih terkendala soal akses jalan. Namun demikian, lanjutnya, dengan berangsurnya penyelesaian tol Cisumdawu (Cileunyi – Sumedang – Dawuan) hal itu akan sangat membantu.

“Jadi untuk mengantisipasi angkutan lebaran dan angkutan haji ini, tol Cisumdawu yang sudah bisa digunakan nanti rencananya akan dibuka,” ujarnya.

Perhitungannya, bila tol Cisumdawu nantinya selesai, maka perjalanan Bandung ke Kertajati dapat ditempuh hanya dalam 40 menit. Sedangkan saat ini dengan menggunakan jalan biasa butuh perjalanan paling tidak 2,5 jam.

Tol Cisumdawu
PUPR Tol Cisumdawu

Pergerakan pesawat di BIJB saat ini sebanyak 20 pergerakan setiap harinya. Penerbangan dilayani oleh Lion Air, Citilink, dan AirAsia ke Denpasar, Surabaya, Balikpapan, dan Kualanamu dengan rata-rata load factor 60 persen.

BACA  Mengagumkan, MiG-31 Mampu Mencapai Ketinggian 62.000 Kaki dalam Hitungan Menit

Rafi mencatat, dari sejak Natal dan Tahun Baru (Nataru) Desember 2019 hingga minggu ketiga Januari 2020, jumlah penumpang di BIJB terpantau stabil.

Tahun 2019, BIJB mencatat jumlah penumpang sebanyak 460 ribuan orang menggunakan badara ini. Sementara untuk kargo berkisar 8 ton per hari.

5-10 tahun lagi ramai

Sementara untuk pendatapan bandara dari sisi non-aero, dicanangkan BIJB melalui pengembangan aerocity.

“BIJB itu punya dua tugas. Mengoperasikan bandara dan aerocity,” jelas Mantan Direktur Pengembangan Kebandarudaraan dan Teknologi PT Angkasa Pura II ini.

Maka dari itu, untuk non-aero dikembangkan aerospace park, area bisnis, dan lainnya sebanyak enam klaster. “Ini yang ke depan akan kita garap. Saat ini satu hotel di kawasan bandara sudah dibangun,” tambah lulusan PLP Curug tahun 1989 ini.

Salahuddin Rafi optimistis dengan perkembangan BIJB ke depan. Ia mengatakan bahwa captive market untuk BIJB ini sudah terbentuk.

Bandara Kertajati
Kumparan

“Contoh, dari Kertajati ada penerbangan ke Bali dan ternyata load factor-nya bagus. Apalagi dengan adanya tol layang Cikampek ini juga sangat membantu. Sehingga dari Cikarang orang ada pilihan untuk terbang dari Kertajati selain ke Soekarno-Hatta atau ke Halim dan Husein,” tambahnya.

Rafi menyakini, dalam 5-10 tahun bandara ini pasti akan berkembang. Selain penerbangan, kargo, dan aerocity, juga bisa digunakan untuk bengkel pesawat dan lainnya. Salah satu kelebihan Kertajati adalah layannya yang masih luas.

BACA  Green Africa Airways berminat membeli 50 A220-300

Membuka mindset

“Jadi di Kertajati saat ini saya ingin membuka wawasan orang. Yang katanya Kertajati itu bandara sepi di ujung sana. Padahal, dari bandara ini penumpang bisa terbang ke Amerika, ke Belanda, bahkan keliling dunia,” ujarnya.

Ia mengatakan hal itu karena penerbangan dari Kertajati sudah sesungguhnya sudah terkoneksi.

“Dari Kertajati penumpang tinggal terbang ke Denpasar dan dari sana bisa lanjut ke Schiphol, Belanda. Atau dari Kertajati ke Soekarno-Hatta, mau ke Amerika atau keliling dunia pun bisa,” jelasnya.

Rafi menyatakan, saat ini para pelancong atau turis wisata itu senang dengan connecting flight.

Tribun Jabar

“Misalnya, orang datang ke bali, simpan koper di Bali, lalu terbang ke Lombok, Labuan Bajo, dan sebagainya. Demikian juga dengan Kertajati, banyak daerah-daerah lain yang bisa didatangi.”

Terlebih, lanjutnya, dengan lebih 160 event wisata di Jawa Barat yang dicanangkan di tahun 2020, BIJB bisa menjadi penopang kegiatan tersebut bagi masuknya turis melalui bandara ini.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *