PTDI Siap Serahkan NC212i Pesanan MoAC Thailand

AIRSPACE-REVIEW.com – Ada penampakan yang baru di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) pada pertengan Juli 2019 ini. Pesawat NC212i pesanan MoAC (Ministry of Agriculture and Cooperatives) Thailand telah terlihat mengenakan seragam.

Pesawat bernomor registrasi pabrik AX-2124 ini telah dicat dengan livery khas KASET (Department of Royal Rainmaking & Agricultural Aviation). Seperti diketahui, KASET merupakan badan yang bertanggung jawab mengoperasikan seluruh pesawat yang dimiliki MoAC.

Dengan tampilan berseragam resmi ini berarti pesawat tak lama lagi akan diserahterimakan kepada pemesannya.

PTDI sendiri mendapatkan dua pesanan NC212i dari MoAC. Sebuah pesawat lainnya tengah dalam proses penyelesain yakni dengan nomor seri N-116 (produksi seri NC212 ke-116 oleh PTDI).

BACA  Ular Kematian, Rantis Ringan untuk Komando Pasukan Khusus Australia

Pesawat NC212i ini akan digunakan KASET untuk membuat hujan buatan pada puncak musim kemarau seperti saat ini antara Juni hingga Oktober.

Sebagaimana diketahui salah satu hasil unggulan negeri Gajah Putih ini adalah bidang pertanian. Hampir 80 persen lebih lahan pertanian bergantung pada hujan.

NC212 bertugas menyemai awan dengan menyemprotkan bahan kimia higroskopis. Gunanya adalah merangsang udara untuk naik lebih tinggi menciptakan kelembaban yang membantu pembentukan awan hujan.

Dalam pengoperasian pesawat buatan PTDI, MoAC terbilang cukup loyal. Dikutip dari situs bumn.go.id, MoAC pertama kali memesan dua NC212 dari PTDI pada 1978. Tahun 1980 MoAC memesan dua unit NC212 tambahan dan pada 1982 membeli satu unit lagi.

BACA  Raytheon Rheinmetall Pilih Textron Sediakan Sasis Lynx KF41 IFV

Tak hanya versi NC212, MoAC juga membeli versi yang lebih besar lagi dari PTDI yakni CN235 pada 1999.

Sementara untuk versi NC212i seri 400 yang kini hanya diproduksi oleh PTDI (pabrik produksi dari Spanyol dipindahkan ke Bandung), MoAC juga telah memesan satu unit. Pesawat telah dikirimkan pada 2015 silam.

Total saat ini MoAC telah mengoperasikan delapan pesawat buatan PTDI. Terdiri dari enam NC212 dan dua CN235. Tak lama lagi jumlahnya akan genap menjadi sepuluh unit.

Penulis: Rangga Baswara Sawiyya

Editor: Ron Raider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *