Rusia mulai gunakan pengebom Tu-160M dalam perang dengan Ukraina

Tu-160MIstimewa

AIRSPACE REVIEW – Untuk pertama kalinya, sejak dimulainya penyerangan skala penuh ke Ukraina,Rusia mulai mengerahkan pesawat pengebom strategis Tu-160M.

Angkatan Udara Rusia pada 6 Juni mengatakan, sebanyak dua Tu-160M turut berpartisipasi dalam formasi tujuh pesawat strategis Rusia lainnya meluncurkan serangan terkoordinasi.

Pesawat-pesawat tersebut menembakkan total 36 rudal jelajah jarak jauh Kh-101 ke sasaran di beberapa wilayah Ukraina.

Sebelumnya, pembom yang dijuluki NATO sebagai Blackjack ini tidak pernah digunakan dalam misi tempur langsung di Ukraina.

Versi awal Tu-160 pertama kali diperkenalkan pada 1980-an saat Uni Soviet masih berdiri. Setelah runtuh, seluruh Tu-160 dimiliki Rusia.

Diproduksi dalam jumlah terbatas, diperkirakan saat ini hanya 16-17 pesawat Tu-160M yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Rusia.

Pengebom raksasa canggih ini memiliki kecepatan hingga 2 Mach dan memiliki radius tempur sekitar 7.300 kilometer tanpa pengisian bahan bakar.

Pembom dengan sayap model geometri variabel ini dapat membawa hingga 12 rudal jelajah Kh-101 sekaligus dalam misi tempurnya. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *