Su-30SM dalam Operasi Swing Role di Ukraina
Russia MoD AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Kementerian Pertahanan Rusia (RuMoD) telah merilis video jet tempur Su-30SM yang disebut mencetak kill (menjatuhkan musuh) selama Operasi Swing Role di wilayah Donetsk pada 22 Oktober 2022.
Video tersebut menunjukkan dua jet tempur Su-30SM meluncur lepas landas dengan membawa pod peperangan elektronik (EW) yang dipasang di ujung sayap.
Pesawat juga tampak menggotong dua rudal tempur jarak dekat RVV-MD, dua rudal jarak menengah RVV-SD, dan dua rudal udara ke permukaan Kh- 29.
Dalam konfigurasi swing role, jet ini memiliki senjata dan perangkat lunak untuk melakukan serangan udara ke udara dan udara ke permukaan selama misi yang sama.
Biasanya, jet tempur seperti itu harus memiliki mesin yang kuat untuk terlibat dalam pertempuran udara tanpa membuang muatan serangan daratnya.
Kedua pod EW terdiri dari sistem yang digunakan untuk mendeteksi, menganalisis, dan menipu emisi radar musuh.
Pod tersebut memiliki susunan antena aktif broadband yang kuat. Menggunakan teknologi memori frekuensi radio digital (DRFM), sistem penerima sinyal eksternal, mengubah dan merekamnya dalam bentuk digital, dan merespons dalam waktu kurang dari sepuluh nanodetik.
Penerima radar musuh kemudian membaca sinyal gangguan ini sebagai benar dan tidak dapat secara akurat menentukan jarak ke target atau parameter pergerakannya.
Sistem EW dapat menunda deteksi radar untuk cross-eye jamming, menipu radar musuh dengan data posisi sudut jangkauan palsu menggunakan DRFM, dan transisi dari mode radar track-while-scan (TWS) ke continuous painting (CP).
Sistem ini dapat menghasilkan target dummy yang sulit dibedakan oleh radar musuh dari target sebenarnya.
Sementara, rudal udara ke permukaan Kh-29 dirancang untuk menyerang target darat dan permukaan air yang diamati secara visual, seperti rel kereta api besar dan jembatan jalan raya, instalasi industri, landasan pacu beton, pesawat di tempat penampungan beton bertulang, dan kapal permukaan yang berbobot hingga 10.000 ton.
Varian Kh-29E memiliki fitur sistem panduan TV pasif dan Kh-29L dengan sistem panduan laser semi-aktif menggunakan iluminasi laser yang dipantulkan.
Rudal ini memiliki hulu ledak seberat 320 kilogram dan didorong oleh mesin roket berbahan bakar padat mode tunggal yang membuat dampak menghancurkan.
Namun tak disebutkan varian rudal Kh-29 tipe mana yang digunakan untuk misi tersebut.
Rekaman awal video menunjukkan Su-30SM beroperasi di ketinggian rendah dan melakukan manuver ketat sesuai dengan profil penerbangan yang diperlukan untuk meluncurkan rudal jarak pendek (10-30 kilometer) seperti Kh-29 pada target yang diperoleh secara visual.
Di bagian akhir video, Su-30SM terlihat di ketinggian meluncurkan rudal udara ke udara jarak menengah RVV-SD.
Menurut RuMoD, seperti diberitakan The EurAsian Times, rudal itu menjatuhkan pesawat Ukraina dari jenis yang tidak ditentukan.
RVV-SD memiliki jangkauan maksimal 110 kilometer dengan fitur homing terminal radar aktif.
Video menunjukkan pilot melacak posisi rudal untuk beberapa waktu setelah peluncuran dan kemudian melepaskan diri ketika rudal mencapai kunci terminal independen.
Laporan itu mengatakan awak pesawat tempur Su-30SM membentuk patroli tempur untuk melindungi pesawat serang lain dan helikopter kawan yang menyerang fasilitas dan peralatan militer Angkatan Bersenjata Ukraina.
-RBS-

Rusia memang negara hebat, semoga mampu menggilas Ukraina yg didukung nato led by the USA