Foto Perdana Tersebar: Rudal Jelajah Baru Filin Rusia Terlihat di Peluncur Darat
Via XAIRSPACE REVIEW – Foto pertama yang memperlihatkan rudal jelajah terbaru milik Rusia, Filin, terpasang pada platform peluncur darat lengkap dengan pendorong bahan bakar padat (solid-fuel booster), akhirnya beredar di media sosial. Rudal ini dilaporkan telah mulai dikerahkan Rusia dalam serangannya ke Ukraina sejak akhir musim panas 2026.
Sistem peluncuran rudal ini mengandalkan booster bahan bakar padat yang dipasang di bagian bawah badan rudal (fuselage) untuk memberikan dorongan awal yang melesatkan dan memicu daya angkat ke udara. Setelah tahap awal tersebut, rudal berpindah menggunakan mesin turbojet utamanya, yaitu mesin R500 buatan produsen lokal Rusia, Reynolds LLC. Mesin yang sama pernah teridentifikasi pada rudal jelajah udara seri S-71K Koverand dan S-71M Monokhrom.
Dari segi dimensi dan kemampuan operasional, data dari portal War&Sanctions mengungkap bahwa Filin memiliki panjang sekitar 3,5 meter dengan rentang sayap mencapai 3 meter, serta bobot peluncuran maksimum sekitar 210 kg. Rudal ini dirancang fleksibel untuk membawa hulu ledak berbobot 50 kg hingga 100 kg tergantung variannya, dengan opsi muatan berupa hulu ledak high-explosive fragmentation, pemenetrasi (penetrating), maupun termobarik.
Ketinggian Ekstrem Rendah Hingga Ketinggian
Dalam aksinya, Filin mampu meluncur hingga kecepatan maksimum 800 km/jam dengan daya jangkau operasional antara 600 hingga 1.200 km, serta sanggup terbang mulai dari ketinggian ekstrem rendah hingga mencapai ketinggian maksimal 6 km (19.685 kaki).
Efisiensi bobot rudal dicapai berkat penggunaan bahan komposit seperti serat karbon (carbon-fiber) dan serat kaca (fiberglass) pada rangka udaranya (airframe), di samping pemanfaatan teknologi cetak 3D (3D-printing) untuk sejumlah komponen pendukung.
Karakteristik fisik Filin dicirikan oleh desain sayap lurus, kendali sirip ekor, serta saluran masuk udara (air intake) yang ditempatkan di bagian atas untuk menyuplai mesin turbojetnya. Pemandangan peluncuran darat rudal Filin ini memperkuat tren modernisasi persenjataan Rusia, menyusul laporan sebelumnya terkait pengembangan sistem peluncur darat untuk rudal jelajah seri S8000 Banderol. (PN)
