Personel Bengpusarhanud Tuntaskan Pelatihan Operasional Radar Vostok 3D di Belarus

Personel Bengpusarhanud tuntaskan pelatihan Radar Vostok 3D di Belarus.KB Group, Bengpusarhanud
Personel Bengpusarhanud tuntaskan pelatihan Radar Vostok 3D di Belarus.

AIRSPACE REVIEW – Dua personel Bengkel Pusat Artileri Pertahanan Udara (Bengpusarhanud), Letda Arh Muhammad Azka Firdaus dan Sertu Ardiansya sukses merampungkan Pelatihan Operasional Radar Vostok 3D di Minsk, Belarus, pada 3 hingga 29 Agustus lalu.

Pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh ESS–KB Radar JCS ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas untuk level Senior Teknisi dan Senior Engineering, di mana para peserta mendalami berbagai aspek penting mulai dari teori dasar dan perancangan radar, prosedur pengoperasian sistem, hingga praktik langsung di fasilitas produksi.

Seperti diberitakan media sosial Bengpusarhanud, melalui pelatihan ini, kedua personel mendalami kecanggihan Radar Vostok 3D buatan KB Radar (Holding Company Radar System) yang merupakan sistem radar pengawas udara 3D dual-band (VHF dan S-band) terintegrasi dengan kemampuan operasi aktif dan pasif.

Radar ini dirancang untuk mendeteksi target berkecepatan tinggi maupun target dengan visibilitas rendah atau stealth, menentukan koordinat, melakukan klasifikasi, hingga mengirimkan Radar Information (RI) secara langsung ke Pos Kendali (Control Post).

Dengan jangkauan deteksi operasional mencapai 360 km, cakupan azimut 360 derajat, serta kemampuan melacak hingga 250–300 target secara simultan dalam tiga dimensi, keberhasilan menyelesaikan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan operasional serta pemeliharaan alutsista pertahanan udara nasional.

Buk-MB2K

Di luar pelatihan radar tersebut, sumber lain menyebut kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Belarus juga mencakup peninjauan dan pengkajian terhadap penawaran sistem pertahanan udara jarak menengah Buk-MB2K.

Ini adalah sistem rudal darat ke udara modern buatan Belarus yang dikembangkan oleh industri pertahanan lokal seperti OKBTSP/E-System Solutions berdasarkan arsitektur klasik Buk serta diintegrasikan dengan pos komando dan pengendali tembakan seluler seperti 9S470MB2K untuk menghadapi jet tempur, helikopter, misil balistik/pesawat nirawak.

Secara operasional dan performa, Buk-MB2K dioptimalkan untuk mengusung rudal terbaru buatan Belarusia, yaitu 9M318, yang dilengkapi active radar homing seeker. Kombinasi ini memperluas jangkauan tembak efektif sistem hingga 70 km dengan ketinggian pencegatan mencapai 25.000 m terhadap target yang bermanuver cepat.

Selain itu, sistem ini tetap fleksibel karena mampu mengoperasikan amunisi generasi sebelumnya. Dengan kemampuan mengunci dan menembak hingga enam target secara bersamaan serta waktu reorientasi tempur yang hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit, Buk-MB2K menawarkan perlindungan ruang udara yang amat responsif, presisi, dan tangguh menghadapi taktik saturation attack di era peperangan modern. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *