Angkatan Udara Lithuania menerima sistem pertahanan udara NASAMS

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara Lithuania telah menerima pengiriman sistem pertahanan udara jarak menengah, NASAMS (National Advanced Surface to Air Missile System) buatan Norwegia.

Hal ini dikatakan Kementerian Pertahanan Lithuania minggu lalu.

“Pada 19 Juni sistem pertahanan udara jarak menengah NASAMS yang dibeli dari Norwegia telah dikirimkan ke Batalion Pertahanan Udara, Angkatan Bersenjata Lithuania,” tulis Kementerian Pertahanan.

Sementara itu Kepala Pertahanan Lithuania, Letnan Jenderal Valdemaras Rupšys menyatakan, kedatangan NASAMS berkontribusi meningkatkan kekuatan pertahanan udara dan daya tangkal Lithuania.

Diyakini, pihak musuh akan berpikir dua kali dan karena itu keamanan negara jadi meningkat.

Sebelumnya, para personel operator NASAMS dari Angkatan Bersenjata Lithuania telah dikirim ke Norwegia untuk melaksanakan latihan pengoperasian NASAMS. Diharapkan, kemampuan penuh pengoperasian sistem senjata ini dapat tercapai tahun depan.

Lithuanian NASAMS
Lithuanian MoD

Sementara itu Kongsberg Defence & Aerospace selaku produsen NASAMS di lamannya mengatakan, Kongsberg/Raytheon NASAMS merupakan sistem pertahanan yang memiliki arsitektur pusat jaringan (net centric architecture), dapat menghancurkan sasaran secara simultan, dan berkemampuan beyond visual range (BVR).

Saat ini NASAMS digunakan di 11 negara dari total 15 negara pemesan, termasuk Indonesia yang baru menerima sistem ini untuk dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara.

NASAMS tiba di Lithuania
Lithuanian MoD

Kongsberg/Raytheon telah bekerja sama meningkatkan kemampuan NASAMS sehingga dapat menggunakan rudal AMRAAM ER (Extended Range).

Sistem NASAM terdiri dari unit-unit modular seperti pos komando, unit radar 3D AN/MPQ-64F1 Sentinel buatan Raytheon, sensor inframerah dan elektro-optik pasif, serta peluncur rudal AMRAAM.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *