Rudal Hipersonik Rusia-India BrahMos-II Diperkirakan Uji Coba Perdana pada 2027–2028
BrahMosAIRSPACE REVIEW – Uji terbang perdana rudal hipersonik hasil kerja sama Rusia dan India, BrahMos-II, diperkirakan baru akan dilaksanakan pada rentang tahun 2027 hingga 2028.
Media India menyoroti, perkembangan proyek strategis ini tengah menghadapi tantangan penundaan jadwal serta dinamika terkait transfer teknologi.
Sebagai generasi penerus dari keluarga rudal jelajah BrahMos, BrahMos-II dirancang untuk ditenagai mesin ramjet yang mampu melaju dengan kecepatan minimal Mach 5.
Bisa Menembus Hingga Mach 8
Kecepatan terbangnya bahkan ditargetkan menembus kecepatan Mach 7 hingga 8, meski klaim performa tersebut masih harus dibuktikan dalam pengujian nyata di lapangan.
Laporan menyebut, tingginya estimasi biaya pengembangan serta kerumitan dalam pengalihan teknologi sistem propulsi hipersonik menjadi faktor utama penundaan tersebut.
Selain itu, alokasi sumber daya juga terbagi dengan fokus pengembangan proyek pertahanan lainnya, termasuk rudal BrahMos-NG yang berukuran lebih kompak.
Pelaksanaan uji terbang pertama pada 2027–2028 mendatang akan menjadi tahap krusial untuk mengevaluasi keandalan desain dan performa mesin dalam kondisi penerbangan yang sebenarnya.
Namun, uji coba perdana tersebut belum menandakan bahwa pengembangan telah selesai atau rudal siap diproduksi secara massal, karena masih diperlukan serangkaian tahapan pengujian lanjutan sebelum BrahMos-2 siap dioperasikan secara penuh. (PN)
