Rudal Serang Darat Badger Mk1: Mengusung Kecepatan 3 Mach untuk Kebutuhan NATO
Cody Aerospace & DefenceAIRSPACE REVIEW – Cody Aerospace & Defence, sebuah perusahaan rintisan asal Inggris yang baru didirikan pada bulan Februari 2026, telah meluncurkan produk pertamanya berupa rudal serang darat jarak jauh yang diberi nama Badger Mk1.
Saat ini rudal dalam tahap pengembangan, masih membutuhkan waktu antara 18-24 bulan ke depan, termasuk untuk pengujian sistem pencari target, motor roket.
Perusahaan juga berencana membangun pabrik ‘Ordnance One’ untuk memproduksi Badger Mk1 dan target untuk mengisi kembali persediaan dalam waktu kurang dari satu tahun.
Guna mempercepat pengembangan, perusahaan mengupayakan pemasok Inggris untuk bahan peledak dan motor roket, sedang logam tanah jarang dan komposit bergantung pada rantai pasokan dari luar Eropa.
Sistem senjata murah ini ditujukan untuk militer Inggris dan negara-negara anggota NATO sebagai senjata tembak tidak langsung darat ke darat. Namun Cody belum mengungkapkan biaya per unit rudal tersebut.
Diluncurkan dari Kontainer
Rudal tersebut akan diluncurkan dari kontainer pengiriman ISO yang telah dimodifikasi disebut sebagai Abode Mk1.
Kontainer ISO standar 20 kaki ini berukuran panjang 6,06 m, lebar 2,44 m, dan tinggi 2,59 m, dapat menampung 12 rudal, dengan berat total sistem di bawah 20 ton.
Sistem ini dijual bersama dengan pake radar dan sistem pengendalian tembakan sehingga pelanggan membeli sistem yang lengkap.
Disebutkan, Badger Mk1 mampu terbang sejauh 70 hingga 100 mil (sekitar 110 hingga 160 km) dan membawa hulu ledak hingga 100 kg.
Rudal yang dapat meluncur dengan kecepatan 3 Mach ini memiliki tingkat kesalahan probabilitas melingkar (CEP) di bawah 5 m, melalui pencari multi-mode yang dibawanya. (RBS)
