Dari Aksi Lintas Udara 1947 hingga Era Perang Siber: Korpasgat TNI AU Genap 79 Tahun

Kasau dan Pangkorpasgat saat HUT ke-79 KorpasgatKorpasgat
Kasau dan Pangkorpasgat saat HUT ke-79 Korpasgat.

AIRSPACE REVIEW – Semangat penerjunan historis 13 prajurit di bumi Kotawaringin pada tahun 1947 kembali membakar dada ribuan prajurit Baret Jingga. Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono memimpin langsung Upacara Peringatan HUT ke-79 Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU yang berlangsung penuh khidmat di Mako Korpasgat, Lanud Sulaiman, Bandung pada Sabtu (17/10.

Momentum bersejarah ini bukan sekadar refleksi atas rekam jejak perjuangan, melainkan penegasan kesiapan Korpasgat dalam merespons lanskap peperangan modern yang makin kompleks.

Ikhlas Tanpa Pamrih & Adaptif Teknologi

Dalam amanatnya, Kasau mengingatkan seluruh prajurit untuk senantiasa memegang teguh semboyan keramat korps, yakni Karmanye Vadikaraste Mafalesu Kadatjana. Ini adalah sebuah komitmen luhur untuk menunaikan setiap tugas dan kewajiban secara ikhlas tanpa mengharapkan imbalan.

Kasau menegaskan, peran Korpasgat tidak pernah surut sejak operasi lintas udara pertama dalam sejarah Indonesia hingga berbagai misi kemanusiaan masa kini. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi militer, Korpasgat dituntut untuk terus bertransformasi.

“Pengembangan organisasi dan pembentukan satuan baru harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas SDM serta kesiapan operasional. Di era ancaman modern, seperti penggunaan drone swarm, sistem antidrone, hingga peperangan siber dan elektronika, prajurit Baret Jingga wajib memiliki kelincahan taktis, penguasaan teknologi, dan daya adaptasi yang tinggi,” tegas Kasau.

Defile Alutsista

Kemeriahan HUT ke-79 Korpasgat kian terasa saat langit lokasi acara dihiasi oleh atraksi taktis udara. Para tamu undangan disuguhkan manuver presisi dari paramotor hingga demonstrasi kawanan drone (drone swarm) yang menunjukkan penguasaan teknologi canggih prajurit TNI AU.

Rangkaian acara juga meliput penganugerahan tanda kehormatan negara serta penyerahan trofi kebanggaan bagi para pemenang lomba Batalyon Tangkas (Yon Tangkas) Korpasgat.

Drone Swarm Korpasgat
Korpasgat Atraksi Drone Swarm Korpasgat.

Puncak acara ditutup dengan aksi gempita parade kendaraan tempur, alutsista modern, serta defile pasukan yang memperagakan kedisiplinan dan kekompakan mutlak prajurit Korpasgat.

Melalui peringatan ke-79 ini, Korpasgat TNI AU kembali membuktikan diri sebagai benteng pertahanan udara yang tidak hanya disegani karena sejarah panjangnya, tetapi juga tangguh dan relevan menatap tantangan masa depan. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *