Azerbaijan Luncurkan Sistem Antidrone HMS30, Mampu Menggasak Target Hingga Jarak 2 Km
Via XAIRSPACE REVIEW – Zireh LLC, perusahaan pertahanan asal Azerbaijan di bawah Kementerian Industri Pertahanan meluncurkan sistem antidrone rancangannya dalam pameran pertahanan ADEX 2026 yang diselenggarakan di Baku,.
Menyandang nama HMS30, platform ini menampilkan kanon otomatis ganda 30 mm yang ditempatkan di atas truk Kamaz 6×6 buatan Rusia..
Sistem pertahanan udara bergerak ini irancang terutama untuk mendeteksi, melacak, dan menghancurkan ancaman drone, dan memiliki kemampuan sekunder terhadap target darat.
Hingga Jarak 2.000 Meter
Untuk spesifikasinya, turet HMS30 berukuran tinggi 145 cm, lebar 240 cm, dan panjang 369 cm, dan memiliki berat tempur total 3.200 kg.
HMS30 menyediakan rentang elevasi -15 derajat hingga +85 derajat, sementara rentang azimutnya 360 atau multi putar ke segala arah.
Sistem ini dilengkapi giroskop yang distabilkan, pelacakan target otomatis, pengukur jarak laser, pencitraan siang dan malam, dan komputer kontrol tembakan dengan fungsi canggih.
Inti dari HMS30 adalah konfigurasi kanon ganda AT30 (2A42) 30 mm, yang didukung oleh total kapasitas amunisi 600 butir, dibagi 300 plus 300 di antara kedua senjata.
Info Lainnya: Sudah Operasikan JF-17, AU Azerbaijan Minati J-10CE yang Sudah Teruji Perang
Disebutkan, laju tembaknya berkecepatan tinggi hingga 550 butir per menit dan laju tembak rendah yang dapat dipilih antara 200 hingga 300 butir per menit, dengan jangkauan efektif 1.500 m.dan jangkauan maksimum 2.000 m.
Namun baik Zireh maupun Kementerian Pertahanan Azerbaijan belum mengungkapkan apakah sistem HMS30 ini akan mulai diadopsi militer Azerbaijan atau baru sebatas ujicoba. (RBS)
