Yakovlev Kembangkan Varian MC-21-210, Incar Pasar Jet Komersial 150 Penumpang

Jet komersial MC-21 Rusia.
Jet komersial MC-21 Rusia.

AIRSPACE REVIEW – Produsen pesawat asal Rusia, Yakovlev, resmi memulai pembuatan komponen pertama untuk prototipe jet komersial MC-21-210 di fasilitas produksinya di Irkutsk, Rusia.

Varian baru ini merupakan versi dengan badan pesawat (fuselage) yang lebih pendek dari keluarga MC-21, yang dirancang khusus untuk mengangkut 130 hingga 150 penumpang dan dijadwalkan melakoni penerbangan perdana pada Agustus 2028.

Pengembangan MC-21-210 merupakan bagian dari kontrak yang ditandatangani pada tahun 2026 antara Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia dengan Yakovlev.

Perjanjian tersebut mencakup penyusunan dokumentasi proyek, perakitan prototipe, hingga pelaksanaan kampanye uji terbang awal guna memperluas jangkauan operasional pesawat buatan domestik Rusia di rute-rute regional.

Penggunaan Komponen Dalam Negeri

Keputusan menghidupkan kembali varian berbadan pendek ini menjadi langkah strategis di tengah percepatan program pemodelan ulang berbasis komponen dalam negeri (import substitution).

Penggunaan komponen dan sistem lokal sebagai pengganti pasokan Barat akibat sanksi internasional sempat memicu pembengkakan bobot pada model standar.

Melalui pemendekan struktur fuselage pada MC-21-210, Yakovlev berupaya memangkas beban struktural pesawat sekaligus mengoptimalkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan kesamaan sistem (commonality) dengan varian utamanya.

Program pengembangan ini berjalan secara paralel dengan kesiapan produksi MC-21-310 yang sepenuhnya mengusung mesin dan avionik buatan Rusia.

Yakovlev menargetkan peningkatan kapasitas produksi secara bertahap di Irkutsk untuk memenuhi kebutuhan maskapai domestik terhadap armada pesawat komersial yang mandiri dari rantai pasok asing.

Turunkan Bobot Pesawat

Selain pemendekan struktur badan pesawat, tim insinyur Yakovlev juga tengah melakukan modifikasi pada berbagai komponen teknis lainnya untuk menekan bobot kosong pesawat secara menyeluruh.

Pengurangan massa ini mencakup penyempurnaan pada dudukan mesin, struktur penopang utama, serta integrasi sistem penerbangan cerdas agar pesawat memiliki daya jelajah yang ekonomis saat melayani rute berkapasitas penumpang menengah.

Melalui hadirnya varian MC-21-210, Yakovlev optimistis dapat mengisi celah pasar penerbangan regional yang fleksibel sekaligus bersaing langsung di segmen yang sebelumnya diisi oleh jet komersial buatan Barat. (JDN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *