Siap Bertarung di CCA Increment 2, YFQ-48A Talon Blue Sukses Terbang Perdana
Northrop GrummanAIRSPACE REVIEW – YFQ-48A Talon Blue buatan Northrop Grumman, yang dirancang untuk program pesawat nirawak pendamping jet tempur berawak (Loyal Wingman) Angkatan Udara AS (USAF) telah berhasil melakukan penerbangan pertamanya.
Penerbangan otonom penuh tersebut dilaksanakan pada 3 Oktober 2026, dari Mojave Air and Space Port, California.
Disebutkan, YFQ-48A melakukan pergerakan di landasan, lepas landas, melakukan serangkaian manuver, dan mendarat, dengan pilot yang mengendalikannya dari jarak jauh.
Pengembangan drone ini didanai perusahaan sendiri, setelah Northrop Grumman kalah di babak pertama program CCA (Collaborative Combat Aircraft) Angkatan Udara.
Sebelumnya telah terpilih finalis yakni General Atomics YFQ-42A Dark Merlin dan Anduril YFQ-44A Fury, keduanya telah melakukan terbang perdana pada tahun lalu.
Pada Juni 2026 USAF telah memesan pesawat pra produksi untuk keduanya untuk pengujian lebih lanjut dengan pesawat tempur berawak.
Target realistis Talon Blue sendiri adalah putaran berikutnya, CCA Increment 2, yang desainnya belum dipilih atau rencana produksinya belum ditetapkan oleh USAF.
Loyal Wingman Untuk F-35A
Program CCA USAF ini adalah inisiatif pengembangan pesawat nirawak otonom yang dirancang untuk bertempur berdampingan dengan jet tempur berawak.
Drone ini dikendalikan dari jarak jauh untuk mendampingi pesawat tempur seperti F-35A atau jet generasi berikutnya (F-47) guna menambah daya gedor, namun tanpa membahayakan nyawa pilot.
Selain untuk serangan, pesawat CCA dapat ditugaskan untuk pengintaian, peperangan elektronik (EW), hingga menjadi pesawat umpan bagi tembakan musuh.
Drone ini dirancang untuk hemat biaya, harga per unit diperkirakan sekitar 25 juta hingga juta 30 juta USD, atau sepertiga dari biaya pesawat tempur berawak seperti F-35A yang dibandrol 82,5 juta hingga 92 juta USD. (RBS)
