Mampu Terbang dari Jalur Tank, Hanwha dan GA-ASI Unjuk Kebolehan Drone Mojave
Hanwha AerospaceAIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan Korea Selatan Hanwha Aerospace dan General Atomics-Aeronautical Systems Inc. (GA-ASI) dari Amerika Serikat berkolaborasi menawarkan drone Mojave untuk Angkatan Darat Korea Selatan.
Drone yang mampu lepas landas dan mendarat dalam jarak pendek (STOL) tersebut tengah diuji dari lapangan tak siap, terbang dan mendarat dari jalur manuver tank.
Upaya tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa drone dapat beroperasi dari lokasi pendek dan tidak beraspal, alih-alih bergantung pada landasan pacu konvensional.
Akan Diproduksi Lokal
Selain untuk Angkatan Darat, Mojave sebelumnya telah ditawarkan untuk Angkatan Laut Korea Selatan.
Pada November 2024, Hanwha dan General Atomics meluncurkan dan mendaratkan Mojave dari kapal amfibi Angkatan Laut Korea Selatan ROKS Dokdo di lepas pantai Pohang.
Jika militer Korea Selatan memilih drone ini, Hanwha Aerospace akan membangunnya di dalam negeri, dengan target 70 persen komponen lokal.
Drone Tangguh Multiperan
Mojave adalah varian STOL dari drone MQ-1C Gray Eagle, yang dibangun dengan menggunakan avionik dan sistem kendali penerbangan yang sama.
Tetapi drone ini mendapatkan profil sayap yang lebih besar dan roda pendaratan yang kokoh untuk operasi di medan yang sulit.
Sebagai tenaga penggeraknya, Mojave menggunakan mesin turboprop Rolls-Royce M250 yang berdaya kuat, hingga 450 hp.
Drone tangguh ini dirancang untuk mendukung beragam misi mulai dari pengawasan dan pengintaian, serangan darat, dan relai komunikasi bahkan pengiriman logistik. (RBS)
