Slowakia Terima Dua Heli Black Hawk Varian Pasukan Khusus Lengkap dengan Sensor Malam

Helikopter UH-60M Black HawkIstimewa
Helikopter UH-60M Black Hawk.

AIRSPACE REVIEW – Slowakia resmi menerima dua helikopter Sikorsky UH-60M Black Hawk baru untuk memperkuat armada udara dan memperluas kemampuan transportasi taktis, operasi khusus, hingga dukungan bagi pasukan keamanan negara tersebut.

Kedua helikopter bernomor ekor 7469 dan 7470 tersebut tiba di Slowakia pada 25 Agustus 2026.

Setelah mendarat di Pangkalan Udara Kuchyša, keduanya dipindahkan ke Prešov untuk memperkuat Skadron Helikopter ke-51 Angkatan Bersenjata Slowakia.

Kedatangan dua unit baru ini menjadi langkah krusial dalam modernisasi penerbangan militer Slowakia.

Berbeda dengan varian yang diterima sebelumnya, kedua UH-60M ini mengusung konfigurasi khusus untuk mendukung misi pasukan khusus (special operations forces).

Salah satu ciri fisiknya adalah dudukan struktur di bagian hidung pesawat yang dirancang khusus untuk mengintegrasikan sistem pencitraan elektro-optik dan inframerah (EO/IR).

Integrasi sensor canggih tersebut meningkatkan kemampuan operasional helikopter saat menjalankan misi malam hari atau dalam kondisi visibilitas rendah.

Sistem ini menggabungkan kamera pengamatan siang dan malam, sensor inframerah, pengukur jarak (laser rangefinder), serta penunjuk laser (laser designator) yang memungkinkan awak helikopter mengidentifikasi target, rintangan, dan area pendaratan dengan presisi tinggi.

Misi Infiltrasi dan Eksfiltrasi

Dengan konfigurasi ini, kedua helikopter UH-60M difokuskan untuk misi infiltrasi dan eksfiltrasi pasukan khusus, pengangkutan personel taktis, operasi pencarian dan pertolongan (search and rescue), evakuasi medis, hingga dukungan tempur di lingkungan berisiko tinggi.

Sembilan helikopter Black Hawk pertama Slowakia sebelumnya diperoleh dari Amerika Serikat melalui program Penjualan Militer Asing (Foreign Military Sales/FMS).

Kontrak senilai 261 juta USD (sekitar Rp4,56 triliun) yang ditandatangani pada 2015 tersebut mencakup pengadaan unit, pelatihan awak, dukungan logistik, dan peralatan pendukung.

Pengiriman unit perdana dimulai pada 2017 untuk menggantikan secara bertahap helikopter lama peninggalan era Soviet.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi modernisasi militer Slowakia agar selaras dengan standar operasional NATO.

Selain misi militer dan pertahanan, armada UH-60M Slowakia juga disyiapkan untuk mendukung penanggulangan bencana dan operasi kemanusiaan.

Helikopter ini mampu mengangkut tim SAR, memadamkan kebakaran hutan menggunakan bambi bucket, serta melangsungkan penyelamatan di medan pegunungan yang sulit dijangkau pendaratan darat dengan memanfaatkan winch eksternal.

Tambahan dua unit berfitur khusus ini tak hanya meningkatkan ketersediaan operasional armada menjadi 11 unit, tetapi juga memperluas kapasitas latihan awak penerbang Slowakia dalam latihan gabungan berskala domestik maupun multinasional bersama negara-negara sekutu NATO. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *