Selain Su-57E dan drone S-71, Rosoboronexport boyong beragam alutsista terbaik Rusia ke Mesir
ROEAIRSPACE REVIEW – Perusahaan eksportir senjata militer negara Rusia, JSC Rosoboronexport (bagian dari Rostec State Corporation), resmi menjadi penyelenggara pameran bersama industri pertahanan Rusia dalam ajang El Alamein International Airshow 2026.
Pameran kedirgantaraan internasional ini dijadwalkan akan berlangsung di Bandara Internasional El Alamein, Republik Arab Mesir, pada 8 hingga 10 September 2026 mendatang.
Dalam ajang ini, berbagai inovasi militer buatan Rusia akan dipamerkan secara komprehensif melalui stan pameran Rosoboronexport, Almaz-Antey Air and Space Defence Corporation, Tactical Missiles Corporation, serta High-Precision Systems, baik dalam bentuk pameran statis di area luar ruang maupun aksi manuver udara langsung di langit El Alamein.
Menanggapi partisipasi Rusia dalam pameran internasional ini, Direktur Jenderal Rosoboronexport, Alexander Mikheev, menegaskan pentingnya hubungan diplomatik dan militer antara kedua negara.
“Mesir merupakan mitra strategis paling penting bagi Rusia. Kerja sama teknis-militer antara kedua negara memiliki sejarah panjang dan terus berkembang sejalan dengan tren pasar global,” ujar Mikheev dalam pernyataan resminya.
Ditambahkan bahwa dalam pameran kali ini, pihaknya telah menyiapkan portofolio alutsista terbaik yang disesuaikan dengan kebutuhan kawasan kawasan Afrika dan Timur Tengah.
“Rosoboronexport telah menyiapkan pameran yang menampilkan produk-produk tempur Rusia paling canggih yang telah teruji di medan perang untuk Mesir, Afrika, dan Timur Tengah. Kami memamerkan pesawat terbang terbaru beserta persenjataannya, sistem pertahanan udara termasuk solusi anti-UAV, amunisi loitering, dan drone. Beberapa dari produk ini benar-benar baru dan ditampilkan untuk pertama kalinya di dunia,” tegas Mikheev.
Presentasi Perdana Drone S-71M dan S-71K
Di area pameran statis, Rosoboronexport akan menghadirkan jet tempur generasi kelima Su-57E yang dilengkapi serangkaian rudal terpandu udara ke udara, seperti RVV-MD2 jarak pendek dan RVV-BD jarak jauh, rudal udara ke permukaan Kh-38MLE, rudal jelajah presisi berteknologi siluman Kh-69, serta rudal anti-radar Kh-58UShKE.
Selain itu, pameran ini juga menjadi panggung presentasi perdana dari platform nirawak (drone) terbaru S-71M dan S-71K yang dirancang khusus untuk diluncurkan langsung dari jet tempur generasi kelima.
Keandalan dan performa tinggi jet Su-57E buatan United Aircraft Corporation (UAC) ini juga akan diperagakan secara langsung melalui atraksi penerbangan selama acara berlangsung.
Info Lainnya: Vietnam incar jet tempur siluman Su-57E, berpotensi jadi operator pertama di Asia Tenggara
Sektor penerbangan Rusia turut menampilkan pesawat latih tempur modernisasi Yak-130M beserta persenjataan udaranya.
Pesawat ini kini diposisikan oleh para mitra strategis sebagai pesawat tempur ringan berkat dukungan radar AESA onboard, sistem pertahanan diri dan pengintaian terpadu, serta perluasan jangkauan amunisi terpandu.
Pada sektor pertahanan udara, Rusia menghadirkan sistem penghancur target udara TKB-1167 yang menjadi debut perdana di pameran internasional.
TKB-1167 merupakan stasiun senjata otomatis yang dilengkapi empat senapan mesin tank, dirancang khusus untuk mendeteksi, mengunci, mengidentifikasi, melacak, dan merontokkan drone secara mandiri.
Di samping itu, sistem artileri anti-pesawat ZAK-30 Citadel dengan amunisi airburst yang dapat diprogram juga diperkenalkan untuk pertama kalinya di luar negeri.
Lini pertahanan udara ini dilengkapi pula oleh sistem rudal pertahanan udara (SAM) Pantsir-SMD-E, MANPADS Verba, serta sistem pengawasan ruang udara (Airspace Control System).
Antusiasme Terhadap Drone Kamikaze
Rosoboronexport juga memprediksi adanya peningkatan antusiasme terhadap amunisi loitering (kamikaze) dan sistem drone yang telah terbukti keandalannya dalam kondisi tempur nyata.
Produk yang dipamerkan antara lain Lancet-E dari ZALA, seri Kub-10E, Kub-10ME, dan Kub-2E yang terintegrasi dengan drone pengintai SKAT 350M, sistem amunisi terpandu portabel RUS-PE dari Kalashnikov Group, serta drone pengintai berkinerja tinggi S350M-E.
Daya tarik lain datang dari pembaruan helikopter pengintai dan serang Ka-52E yang telah dimodernisasi berdasarkan pengalaman tempur riil, menampilkan sistem elektro-optik tersinkronisasi GOES-451M serta rudal terpandu serbaguna ringan 305E.
Sepanjang pameran, Rosoboronexport menyatakan kesiapannya untuk menggelar diskusi dan negosiasi intensif dengan delegasi negara-negara sahabat, perwakilan angkatan bersenjata, serta pelaku industri dari Afrika dan Timur Tengah guna membahas prospek kerja sama teknis-militer dan proyek kemitraan industri. (AF)
