Pesawat E-7 Wedgetail Kedua Inggris Tampil dengan Cat Operasional Lengkap

Pesawat Boeing E-7 Wedgetail RAF keduaRAF
Pesawat Boeing E-7 Wedgetail RAF kedua.

AIRSPACE REVIEW – Program pengadaan pesawat peringatan dini dan kendali udara Angkatan Udara Inggris (RAF) mencatat kemajuan signifikan dengan selesainya proses pengecatan akhir pesawat E-7 Wedgetail kedua, bertanda WT002.

Pesawat yang dikonversi dari Boeing 737 Next Generation oleh STS Aviation Services di Birmingham ini tampil dengan skema pengecatan operasional lengkap serta identitas visual Skuadron No. 8.

Kondisi ini tercapai menyusul penerbangan perdana pesawat pascakonversi pada 15 Juli 2026. Saat itu pesawat mengudara dengan lapisan cat dasar hijau pelindung untuk menguji sistem penerbangan, mesin, dan avionik.

Setelah menerima cat operasional, WT002 kini diterbangkan ke Boscombe Down untuk menjalani fase baru dari proses pengujian dan penerimaan militer.

Radar MESA

Sebagai pusat komando dan kendali udara bergerak, keunggulan utama E-7 Wedgetail terletak pada sistem radar Northrop Grumman Multi-role Electronically Scanned Array (MESA) yang terpasang sebagai antena tetap di atas badan pesawat.

Berbeda dengan radar berputar pada E-3D Sentry generasi sebelumnya, radar MESA ini memberikan cakupan 360 derajat yang mampu mendeteksi serta melacak target udara hingga jarak lebih dari 322 kilometer dan kontak maritim melebihi 240 km.

Baca di Sini: Kejar kebutuhan cepat, RAF gunakan 737 bekas maskapai China untuk basis E-7 Wedgetail

Selain itu, stasiun operator misi di dalam pesawat memungkinkan integrasi serta pengoordinasian jet tempur, pesawat tanker, dan berbagai aset tempur lainnya secara real-time, menjadikannya simpul vital dalam pengawasan jarak jauh dan manajemen medan pertempuran udara maupun gabungan.

Kehadiran armada baru ini menjadi momentum krusial bagi Inggris setelah RAF memensiunkan armada E-3D Sentry pada tahun 2021.

Walaupun jumlah pesanan dikurangi dari lima menjadi tiga unit pada tinjauan pertahanan tahun 2021, Wedgetail tetap menawarkan lompatan teknologi yang masif bagi kesadaran situasional RAF.

Pengujian Darat dan Udara

Saat ini, pesawat pertama (WT001) sudah berada di basis RAF Lossiemouth di Skotlandia untuk pengujian darat dan udara, sementara unit ketiga masih menjalani konversi di Birmingham.

Ketika seluruh armada E-7 Wedgetail resmi beroperasi penuh, ketiganya akan memegang peran sentral dalam memantau wilayah udara Inggris serta memimpin koordinasi operasi gabungan RAF dan NATO.

Integrasi menyeluruh E-7 Wedgetail ke dalam doktrin pertahanan Inggris diharapkan dapat menutup celah kemampuan pengawasan udara nasional yang sempat kosong selama beberapa tahun terakhir.

Melalui kesiapan operasional bertahap yang ditargetkan mulai tahun 2026, RAF tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah udaranya sendiri, tetapi juga memperkokoh pilar pertahanan kolektif NATO di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks. (RW)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *