Rusia Diam-Diam Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik
Tasnim NewsAIRSPACE REVIEW – Laporan dari harian Financial Times mengungkapkan adanya kerja sama rahasia antara Rusia dan Iran yang berlangsung sejak 2023 di bawah kode proyek C430L.
Dalam proyek tersebut, disebutkan bahwa Rusia secara aktif membantu Iran mengembangkan mesin ramjet, yaitu jenis mesin canggih yang mampu membuat rudal jelajah terbang sangat cepat atau supersonik (kisaran Mach 2-5) untuk menargetkan kapal laut maupun sasaran di darat.
Bantuan ini menjadi angin segar bagi Iran yang selama berpuluh-puluh tahun kesulitan menguasai teknologi rumit tersebut secara mandiri.
Portal Ukraina, Militarnyi, yang mengutip laporan tersebut memberitakan bentuk dukungan yang diberikan Rusia tidak main-main karena melibatkan BUMN persenjataan Rosoboronexport dan pabrik rudal ternama NPO Mashinostroyenia.
Sejak awal 2025, para insinyur Rusia mulai menganalisis data uji terbang dari Iran untuk memperbaiki berbagai komponen vital, seperti sistem bahan bakar, stabilitas pembakaran, hingga desain saluran udara dan nosel mesin.
Bimbingan Langsung dari Para Maestro
Bahkan pada April 2025, Rusia disebut menawarkan untuk mengirimkan sekitar 20-an ahli pertahanan senior langsung ke Teheran demi memberikan pendampingan teknis secara tatap muka.
Keseriusan Moskow juga terlihat dari jajaran pakar papan atas yang dikerahkan dalam proyek C430L ini. Nama-nama besar yang memegang paten sistem kontrol mesin supersonik, hingga ahli aerodinamika turun tangan langsung membagikan ilmu mereka.
Transfer pengetahuan dan bimbingan langsung dari para maestro rudal Rusia ini diprediksi para analis militer akan memangkas waktu riset Iran secara drastis, sekaligus melompati berbagai hambatan teknis yang selama ini menghambat mereka.
Saat senjata-senjata baru ini berhasil diproduksi secara massal, daya jangkau dan daya hancur pertahanan Iran akan meningkat pesat.
Pada akhirnya, lompatan teknologi ini bakal memperkuat armada rudal Iran secara signifikan dan berpotensi mengubah peta kekuatan militer di tengah situasi kawasan yang kian memanas. (PN)
