TNI AL Menguji Drone HC-545 VTOL Buatan China

TNI AL Menguji Drone HC-545 VTOL Buatan ChinaDislitbangal
TNI AL Menguji Drone HC-545 VTOL Buatan China.

AIRSPACE REVIEW – TNI AL melalui Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Dislitbangal) melaksanakan uji coba drone HC-545 VTOL Fixed Wing UAV buatan Honeycomb Aerospace, perusahaan China yang berbasis di Beijing.

Pengujian dipimpin oleh Kadislitbangal Laksma TNI Danny Hotler Bachtera di Lapangan Terbang R.E.B.O Tjokroadirejo, Grati, Pasuruan, Jawa Timur pada 20 Agustus 2026.

HC-545 VTOL merupakan platform sistem pesawat tanpa awak berteknologi lepas landas dan mendarat vertikal .

Drone ini dirancang khusus sebagai sistem penerbangan modular universal yang sanggup melayani berbagai skenario operasi.

Menggabungkan efisiensi jelajah pesawat sayap tetap dengan fleksibilitas multirotor, drone ini sanggup beroperasi di area terbatas tanpa memerlukan landasan pacu yang panjang.

Konstruksi utamanya memanfaatkan material komposit serat kaca bermutu tinggi yang dikombinasikan dengan struktur foam sandwich untuk menjaga kestabilan aerodinamis sekaligus memangkas bobot total.

Untuk Operasi Pengawasan dan Pengintaian

Menurut penjelasan perusahaan di lamannya, desain modular pada bagian sayap dan ekor drone ini memungkinkan proses perakitan berlangsung cepat serta mempermudah mobilitas lapangan menggunakan wadah transportasi khusus.

Karakteristik ini menjadikannya sangat andal untuk pengerjaan taktis di medan yang terisolasi atau sulit dijangkau.

Dari sisi fungsionalitas, HC-545 mengusung kapabilitas muatan fleksibel yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan misi sipil maupun keamanan.

Untuk operasi pengawasan dan pengintaian (ISR), drone ini mampu membawa pod gimbal electro-optical/infrared (EO/IR) guna memantau wilayah perbatasan dan garis pantai secara real-time.

Di samping itu, platform ini dapat diintegrasikan dengan sensor pemetaan LiDAR, stasiun pemancar komunikasi darurat, hingga detektor khusus untuk pemantauan radiasi nuklir serta kebocoran pipa migas. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *