Teror Drone Berpeledak Mengincar Pesawat Kargo Antonov di Hub Logistik Leipzig

Pesawat-pesawat Antonov Airlines di Bandara Leipzig JermanReuters/Axel Schmidt
Pesawat-pesawat Antonov Airlines di Bandara Leipzig Jerman.

AIRSPACE REVIEW – Otoritas keamanan Jerman menemukan drone ketiga yang dilengkapi bahan peledak militer di kawasan luar Bandara Leipzig/Halle.

Penemuan drone ini berlokasi di wilayah Kotamadya Kabelsketal, tepat di sebelah barat area penerbangan utama.

Lokasi tersebut merupakan salah satu hub kargo terbesar di Eropa sekaligus pangkalan operasi penting bagi armada pesawat kargo Antonov Airlines asal Ukraina.

Tim teknisi forensik Kantor Kejaksaan Federal Jerman menemukan residu bahan peledak berdaya ledak tinggi jenis hexogen (RDX) seberat 50 gram pada drone tersebut.

Temuan terbaru ini memperkuat dugaan adanya aksi sabotase terencana yang menyasar infrastruktur transportasi strategis di Jerman.

Bahan Peledak Gagal Berfungsi

Rangkaian insiden peneror berbasis pesawat nirawak ini bermula saat drone pertama yang membawa peledak dan detonator ditemukan dekat posisi parkir pesawat kargo Antonov.

Mekanisme peledak pada drone pertama tersebut beruntung gagal berfungsi akibat gangguan sistem teknis.

Hanya berselang 20 menit kemudian, kepanikan kembali meluas setelah pesawat kargo milik ekspedisi DHL yang hendak mendarat terganggu oleh hadirnya drone kedua.

Insiden tersebut memaksa pilot membatalkan pendaratan (go-around) dan meninggalkan kerusakan fisik pada ekor pesawat yang dipastikan akibat benturan drone.

Ancaman Hibrida Sistematis

Penyelidikan intensif Kejaksaan Federal Jerman berhasil membongkar jejak instrumen pemandu kendali jarak jauh di kawasan luar bandara.

Di area Kursdorf, pihak berwenang menemukan instalasi antena penerima sinyal yang disembunyikan di atas pohon untuk mengarahkan laju armada drone.

Area di sekitar lokasi pemancar juga menunjukkan bekas rerumputan hangus yang mengindikasikan adanya uji coba detonasi sebelum aksi diluncurkan.

Baca di Sini: Antonov Airlines dirikan basis skala penuh di Bandara Leipzig Jerman

Pemerintah Jerman dikutip media setempat meyakini rangkaian teror drone berpeledak ini merupakan bagian dari ancaman hibrida sistematis yang dilancarkan oleh jaringan intelijen asing.

Kanselir Friedrich Merz menegaskan bahwa otoritas keamanan tengah bekerja penuh untuk mengusut tuntas dalang di balik aksi sabotase penerbangan ini. (RW)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *