Drone Misterius Rusia Usung Dua Ranjau TM-62 ke Garis Depan, Diduga Varian Baru Molniya
Serhii “Flash”AIRSPACE REVIEW – Pasukan militer Rusia dilaporkan mulai mendistribusikan dan mengoperasikan jenis drone kamikaze misterius yang belum pernah teridentifikasi sebelumnya di garis depan pertempuran Ukraina.
Kehadiran pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle/UAV) ini pertama kali diungkapkan oleh Serhii “Flash”, penasihat Presiden Ukraina untuk bidang pengembangan teknologi pertahanan, seperti diberitakan Militarny (13/8).
Secara desain dan struktur aerodinamis, drone misterius ini memperlihatkan kemiripan visual yang sangat kuat dengan famili UAV Molniya.
Bodi utamanya (fuselage) dibentuk oleh konfigurasi dua boom paralel dengan kompartemen baterai yang ditempatkan secara terpusat di bagian tengah.
Desain Unik
Salah satu keunikan yang paling menonjol terletak pada bentang sayap serta ukuran empennage (sirip ekor) yang terbilang sangat besar.
Ukuran sayap yang luas ini dirancang untuk meningkatkan gaya angkat (lift), memperjauh daya jelajah, serta memperpanjang durasi penerbangan mode meluncur (gliding time).
Sistem pendorong drone kamikaze ini mengandalkan dua unit motor listrik dari jenis yang belum teridentifikasi, dengan masing-masing motor terpasang pada tiap sisi sayap.
Dari sisi persenjataan, hal yang paling menyita perhatian adalah pemasangan dua unit ranjau darat anti-tank tipe TM-62 di bagian hidung pesawat.
Skema peletakan ranjau anti-tank berat pada bagian depan bodi ini sebelumnya juga pernah terdeteksi pada varian drone Molniya-2.
Info Lain: Rusia modifikasi kendaraan sipil VAZ-111 menjadi peluncur drone kamikaze Molniya
Untuk mengimbangi muatan ledak yang sangat berat di bagian hidung, para perancang Rusia menambahkan elemen penyeimbang beban (counterweight) khusus di bagian belakang fuselage.
Tanpa adanya komponen penyeimbang di bagian ekor, titik berat penerbangan (center of mass) drone akan terlalu bergeser ke depan hingga memicu ketidakstabilan penerbangan.
Eksperimen Taktis Militer Rusia
Laporan pergerakan di lapangan mengonfirmasi bahwa drone dengan konfigurasi baru ini telah terdeteksi mengudara menuju wilayah Snihurivka.
Baca Juga: Tentara Ukraina menembak jatuh drone misterius bermesin jet Rusia
Penggunaan drone pengangkut ranjau ini kian mempertegas tren eksperimen taktis militer Rusia di medan perang udara.
Sebelumnya pada 30 Juli lalu, pasukan Ukraina juga mengidentifikasi varian unik UAV serbaguna Gerbera yang menerbangkan drone FPV sekunder menggunakan tali penarik (towing cable). (PN)
