Turkiye Siap Gunakan Bom Presisi Penghancur Bunker TOLUN-P Buatan ASELSAN

Bom presisi jarak jauh ASELSAN TOLUN-PASELSAN
Bom presisi jarak jauh ASELSAN TOLUN-P.

AIRSPACE REVIEW – Perusahaan pertahanan Turkiye, ASELSAN, mengumumkan amunisi presisi serangan jarak jauh TOLUN-P rancangan mereka telah siap digunakan oleh Militer Turkiye. Senjata ini dibekali dengan hulu ledak yang dirancang khusus untuk menembus target diperkuat seperti bunker serta struktur yang dilindungi oleh beton bertulang.

TOLUN-P menggabungkan panduan GNSS dan INS, penentuan posisi satelit yang dipasangkan dengan sistem navigasi inersia internal untuk menjaga senjata tetap pada jalurnya bahkan jika sinyal satelit terganggu,

Tembus Beton Setebal 1 Meter

Yang membuat TOLUN-P menonjol adalah kemampuannya untuk menembus beton bertulang dengan ketebalan 1 m, jenis yang umum digunakan untuk melindungi bunker bawah tanah tempat perlindungan pesawat dan pos komando dari serangan udara konvensional.

Setelah hulu ledak menembus penghalang tersebut, sebuah sumbu elektronik yang dapat diprogram oleh pilot dari kokpit sebelum peluncuran akan memberikan penundaan waktu yang tepat sebelum detonasi.

Hal tersebut memungkinkan senjata tersebut bergerak lebih jauh ke dalam struktur target dan menyebabkan kerusakan maksimum dari pada meledak seketika saat bersentuhan dengan permukaan yang keras.

Bom Kompak 250 Pon

TOLUN-P termasuk dalam keluarga bom berpemandu presis berdimensi kompak, dengan berat 250 pon (113 kg).

Bom ini mulai dikembangkan ASELSAN sejak tahun 2020, dan pertama kali diperkenalkan kepada publik pada pameran pertahanan IDEF 2021.

Secara bersamaan, perusahaan juga mengembangkan perangkat keras pendamping yang disebut SADAK-4T, sebuah rak quad pneumatik yang memungkinkan satu pylon membawa empat amunisi TOLUN-P sekaligus.

Baca Juga: Catatkan rekor baru, KIZILELMA sukses melaksanakan uji tembak senjata internal

Sistem rak tersebut secara fundamental mengubah jumlah serangan presisi yang dapat dilakukan oleh satu pesawat dalam satu misi tempurnya.

Sebagai contoh, jet tempur F-16 Turkiye dapat dilengkapi dengan dua rak SADAK-4T secara teoritis dapat membawa delapan amunisi TOLUN-P sekaligus.

Selain jet tempur berawak, TOLUN-P dapat juga untuk mempersenjatai drone buatan Turkiye lainnya termasuk Bayraktar TB2, AKINCI, dan KIZILELMA. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *