Rumania menembak jatuh drone Rusia tiga hari berturut-turut, akan ajukan protes diplomatik

F-16 RumaniaRoAF
Jet tempur F-16 Rumania.

AIRSPACE REVIEW – Sebuah jet tempur F-16 Rumania telah menembak jatuh sebuah drone Rusia di atas Laut Hitam dekat Sulina pada Minggu (26/7), yang tercatat sebagai pencegatan ketiga dalam tiga hari berturut-turut.

Atas kejadian ini, Rumania berencana untuk mengajukan protes diplomatik kepada Rusia berdasarkan penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap ketiga insiden tersebut.

Kementerian Pertahanan Nasional Rumania mengatakan bahwa pesawat F-16 menyerang dan menghancurkan drone tersebut dalam waktu sekitar lima menit setelah terdeteksi, menetralkannya dengan aman di atas perairan terbuka di wilayah teritorial Rumania.

Tiga Hari Berturut-turut

Drone pertama Rusia yang menyelonong terjadi pada Jumat pagi (24/7). F-16 Rumania menembak jatuhnya di dekat desa Padina di Kabupaten Buzau, sekitar 90 km timur laut Bucharest.

Drone tersebut dikonfirmasi sebagai Shahed-136 rancangan Iran yang diproduksi di Rusia sebagai Geran-2.

Baca Juga: Serangan drone kamikaze Rusia ke wilayah Ukraina memicu peringatan serangan udara di Rumania, jet F-16 langsung dikerahkan

Pencegatan kedua terjadi lebih dari 21 jam kemudian, pada Sabtu (25/7). Jet tempur F-16 menembak jatuh drone sekitar 10 km sebelah barat desa Sfantu Gheorghe, lebih jauh ke dalam Delta Danube.

Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan sistem radar telah mendeteksi drone yang beroperasi di dekat perbatasan Ukraina, sebelum dua pesawat F-16 dikirimkan untuk mencegat dan menghancurkannya di daerah yang tidak berpenghuni.

Pengganti MiG-21 LanceR

Armada F-16 Rumania telah menjadi alat utama negara itu untuk berpatroli dan mempertahankan wilayah udaranya di sepanjang Laut Hitam dan Delta Danube.

Wilayah tersebut telah memperoleh kepentingan strategis yang sangat besar sejak serbuan Rusia ke Ukraina mengubah perairan di sekitarnya menjadi zona konflik aktif.

Infrastruktur pelabuhan Ukraina di sepanjang Danube, digunakan untuk mengekspor gandum dan barang-barang lainnya setelah blokade Rusia terhadap jalur pelayaran Laut Hitam, terletak cukup dekat dengan perbatasan Rumania.

Baca Juga: Rumania kembali menerima pesawat tempur F-16AM/BM bekas pakai Angkatan Udara Norwegia

Angkatan Udara Rumania (RoAF) sendiri saat ini mengoperasikan 58 jet tempur F-16AM/BM dan akan memperoleh sembilan tambahan sumbangan Norwegia.

Jet tempur buatan Lockheed Martin Amerika Serikat tersebut menggantikan keluarga MiG-21 LanceR era Uni Soviet yang telah ditingkatkan, yang terdiri dari 71 versi LanceR A, 14 LanceR B, dan 26 LanceR C yang resmi pensiun pada 2023. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *