Susul Korps Marinir Thailand, Filipina pesan panser amfibi AWAV 8×8 dari Chaiseri

Chaiseri AWAV 8x8The Standard
Ranpur Amfibi Chaiseri AWAV 8X8.

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Laut Filipina pada 30 Juli 2026, telah memilih kendaraan lapis baja amfibi AWAV (Armoured Wheeled Amphibious Vehicle) beroda 8×8 yang diproduksi oleh Chaiseri Corporation dari Thailand. Kendaraan akan digunakan oleh Korps Marinir Filipina.

Proyek ini merupakan bagian dari rencana modernisasi Angkatan Bersenjata Filipina yang berfokus pada kemampuan serangan amfibi untuk Korps Marinir.

Penggunaan kendaraan lapis baja beroda yang mampu beroperasi baik di darat maupun di laut sangat penting untuk mengangkut personel dari kapal pendaratan ke pantai, cocok untuk menjaga keamanan di Filipina yang terdiri dari banyak pulau dan wilayah maritim.

Pengguna Kedua

Tahap pertama pengadaan ini mencakup lima kendaraan AWAV 8×8, yang dijadwalkan akan dikirimkan pada tahun 2027.

Filipina sendiri merupakan pengguna kedua model kendaraan ini, setelah Korps Marinir Kerajaan Thailand (14 unit), dan menjadi pengguna asing pertama AWAV 8×8.

Dipersenjatai RCWS Spanyol

Untuk spesifikasinya, AWAV 8×8 berdimensi panjang 9,2 m, lebar 3,1 m, tinggi 3 m, dan bobot sekitar 25 ton.

Kendaraan menawarkan tingkat perlindungan pada level 2 STANAG 4569 NATO, yang tahan terhadap munisi senapan serbu dan ledakan ranjau setara 6 kg TNT.

Panser amfibi buatan Negeri Gajah Putih ini dapat mengangkut 11 personel bersenjata ditambah tiga awak (penembak, komandan, dan pengemudi).

Sistem persenjataan yang dipasang adalah stasiun senjata kendali jarak jauh (RCWS) Guardian 1.5 dari Escribano Mechanical & Engineering (EM&E) Spanyol.

Stasiun senjata ini mengusung senapan mesin berat 12,7 mm. Panser juga dilengkapi peluncur granat asap 76 mm. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *