Rostec Luncurkan Amunisi Mnogotochie: Solusi Baru Senjata Ringan Lumpuhkan Drone

Amunisi antidrone Mnogotochie dari RusiaRostec
Amunisi antidrone Mnogotochie dari Rusia.

AIRSPACE REVIEW – Korporasi negara asal Rusia, Rostec, melalui anak perusahaannya High Precision Systems, resmi mengumumkan peluncuran amunisi antidrone terbaru bernama Mnogotochie di ajang Pameran Internasional Senjata dan Perlengkapan Berburu (ORELEXPO) di Moskow pada 4-7 November. Amunisi yang dibekali peluru tiga elemen ini hadir dalam varian SC-226 kaliber 5,45×39 mm dan SC-228 kaliber 7,62x54R mm.

Berdasarkan klaim perusahaan, inovasi amunisi ini terbukti mampu mendongkrak efektivitas tembakan senjata ringan standar terhadap pesawat tanpa awak (UAV) berukuran kecil hingga 2,5 kali lipat pada jarak tempuh mencapai 300 meter tanpa mengubah performa maupun karakteristik dasar senjata penembaknya.

Tak hanya amunisi Mnogotochie, ajang ORELEXPO juga menjadi panggung perdana bagi perkenalan dua karabin berburu presisi tinggi jarak jauh, yakni MC 572 Vysota dan MC 574. Senjata karabin kokang otomatis MC 572 yang berkaliber 12,7×108 mm dirancang dengan jarak tembak efektif hingga 1.800 meter serta memanfaatkan konfigurasi barrel-block untuk meminimalkan tolakan laras demi mengoptimalkan akurasi.

Sementara itu, karabin pengokangan manual MC 574 berkaliber 338 Lapua Magnum menawarkan jarak jangkau hingga 1.200 meter lengkap dengan fitur kustomisasi tingkat tinggi pada bagian pelatuk, popor, hingga kompensator peredam sentakan.

Merespons Tren Pertempuran Modern

Langkah peluncuran deretan inovasi ini menjadi strategi penting High Precision Systems dalam mendukung program substitusi impor di Rusia. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan senjata ringan buatan dalam negeri agar mampu bersaing dengan produk luar negeri di pasar domestik. Kehadiran di ORELEXPO diharapkan dapat menjadi wadah interaksi langsung dengan konsumen, profesional, serta penggiat olahraga berburu demi menyerap masukan untuk pengembangan teknologi senjata Rusia di masa depan.

Pengembangan amunisi Mnogotochie ini sendiri merespons tren pertempuran modern yang kian didominasi oleh ancaman pesawat nirkawak (drone FPV dan rekognisi berukuran mikro). Dengan memanfaatkan amunisi khusus ini, infanteri maupun personel lapangan tidak perlu lagi bergantung penuh pada sistem peperangan elektronik (electronic warfare) yang rumit atau alat penembak drone komersial yang mahal. Cukup memanfaatkan senapan serbu standar yang ada di tangan, personel garis depan dapat secara efisien melumpuhkan ancaman udara kecil pada jarak menengah.

Di sisi lain, integrasi teknologi militer ke dalam lini senjata sipil dan olahraga seperti seri MC 572 dan MC 574 memperlihatkan fleksibilitas industri pertahanan Rusia saat ini. Dengan menggabungkan tingkat presisi tinggi standar penembak jitu militer ke dalam karabin berburu premium, Rostec tidak hanya menyasar pasar olahraga tembak dalam negeri, tetapi juga memperkuat kemandirian rantai pasok komponen senjata dari ketergantungan manufaktur Barat. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *