Rusia Bangun Bungker Bawah Tanah dan Peluncur Tambahan Drone Geran-5
OTC LiveAIRSPACE REVIEW – Rusia secara masif memperluas dan memperkuat infrastruktur pangkalan drone (droneport) Tsimbulova yang berlokasi di Wilayah Oryol guna mendukung penggelaran serangan drone kamikaze skala besar terhadap Ukraina.
Citra satelit tertanggal 29 September 2026 memperlihatkan pembangunan area baru di sebelah tenggara situs peluncuran utama yang mencakup delapan perlindungan kubah (dome-shaped shelters) khusus untuk drone bermesin jet beserta satu unit sistem peluncur tambahan.
Di dekat lokasi tersebut, penyiapan lahan beraspal juga tengah dilakukan guna memfasilitasi penambahan delapan kubah pelindung serta dua unit sistem peluncuran anyar.
Penguatan fasilitas militer ini difokuskan pada peningkatan proteksi dan kapasitas penyimpanan unit drone dari ancaman serangan balasan.
Struktur Bawah Tanah
Seperti dilaporkan portal Ukraina, Militarnyi, pasukan Rusia telah menyelesaikan pembangunan enam garasi drone yang dimulai sejak awal September serta merekam proses pembangunan 14 garasi tambahan di sepanjang jalan akses menuju pangkalan.
Perlindungan darat untuk peralatan tempur kini telah dikonversi menjadi struktur bawah tanah guna meningkatkan daya tahan dari hantaman langsung drone serang Ukraina.
Sistem perlindungan ini telah terbukti memangkas jumlah unit drone yang terpapar di area terbuka dari semula mendekati 100 unit menjadi hanya sekitar 10 unit saja.
Ekspansi di pangkalan Tsimbulova ini berdampak langsung pada intensitas serangan udara Rusia terhadap wilayah perkotaan Ukraina.
Proporsi penggunaan drone Geran-5 dalam gelombang serangan ke Kyiv melonjak tajam dari 10 persen menjadi 75 persen sepanjang bulan terakhir.
Di sekitar area peluncuran Geran-5, Rusia menyiapkan lahan untuk enam unit peluncur tambahan serta mendirikan menara pemancar komunikasi dan jaring antidrone.
Kendati infrastruktur pangkalan terus diperkuat dan dilindungi bungker bawah tanah, Pasukan Pertahanan Ukraina tercatat berulang kali melancarkan presisi serangan balasan, termasuk menghantam posisi peluncur, fasilitas bungker, serta hanggar penyimpanan drone di Tsimbulova hingga memicu sekunder ledakan.
Evolusi Signifikan
Sistem alutsista Geran-5 sendiri mengindikasikan evolusi signifikan dalam doktrin peperangan drone kamikaze jarak jauh Rusia. Varian ini dirancang khusus untuk meningkatkan penetrasi terhadap sistem pertahanan udara lawan.
Berbeda dari varian terdahulu yang bergantung penuh pada propulsi baling-baling, pengembangan rantai drone terbaru ini mengintegrasikan mesin turbojet kecil yang memungkinkan wahana meluncur dengan kecepatan jauh lebih tinggi menuju area sasaran.
Peningkatan kecepatan penerbangan ini secara drastis memangkas waktu reaksi baterai pertahanan udara Ukraina serta mempersulit upaya penembakan jatuh menggunakan meriam anti-pesawat maupun unit pemburu drone bergerak.
Selain aspek propulsi mesin jet, Geran-5 juga dibekali peningkatan arsitektur avionik dan modul navigasi ketahanan interferensi yang lebih tebal guna meredam dampak peperangan elektronik (electronic warfare).
Pemanfaatan ruang penyimpanan terlindung serta situs peluncuran khusus di Tsimbulova memastikan penggelaran Geran-5 dapat dilakukan secara simultan dalam taktik serangan gelombang (swarming attack).
Kombinasi antara kecepatan jelajah tinggi, kapasitas muatan hulu ledak yang masif, serta kesiapan infrastruktur peluncuran bawah tanah menjadikan drone ini sebagai instrumen pemukul strategis utama Rusia dalam melumpuhkan pangkalan militer dan fasilitas energi penting di wilayah pedalaman Ukraina. (PN)
