Makin Canggih, Jet Mirage 2000D RMV Prancis Kini Dilengkapi Pod Penargetan TALIOS
DGA/AAEAIRSPACE REVIEW – Armada pesawat tempur Mirage 2000D RMV Prancis resmi memasuki babak baru usai melewati program modernisasi skala besar. Melalui kualifikasi yang disahkan oleh Direktorat Jenderal Persenjataan Prancis (DGA) bersama Thales, jet tempur tua buatan dekade 1970-an ini kini dilengkapi dengan pod optronik TALIOS terbaru.
Teknologi sensor elektro-optik dan inframerah yang awalnya dirancang untuk jet tempur Rafale tersebut resmi menggantikan pod Damoclès yang mulai tergerus zaman.
Kehadiran TALIOS memoles kemampuan penerbangan Mirage 2000D RMV (Rénovation Mi-Vie atau MLU) ini secara signifikan.
Tak sekadar menghasilkan visual beresolusi tinggi di berbagai kondisi siang maupun malam, pod canggih ini sanggup mendeteksi, mengidentifikasi, hingga melacak target bergerak dari jarak jauh secara presisi.
Hebatnya lagi, data operasional yang ditangkap sensor dapat dibagikan secara waktu nyata ke unit tempur lain melalui tautan data udara ke darat, memperkuat koordinasi dan kesadaran situasional di medan perang.
Pengiriman Unit ke-50
Langkah ini mempertegas komitmen Angkatan Udara dan Antariksa Prancis (AAE) dalam memaksimalkan potensi alutsista yang ada.
Rampungnya pengiriman unit ke-50 pada Juni 2026 tidak hanya melengkapi peningkatan sistem misi —seperti integrasi pod meriam 30 mm dan rudal MICA IR— tetapi juga menjamin relevansi operasional Mirage 2000D RMV untuk terus mengawal wilayah udara hingga waktunya digantikan penuh oleh Rafale.
Secara teknis, TALIOS (TArgeting Long-range Identification Optronic System) merupakan pod penargetan dan pengintaian generasi terbaru yang dikembangkan oleh raksasa teknologi pertahanan Prancis, Thales.
Sistem ini dirancang untuk mencakup seluruh rantai keputusan taktis, mulai dari pengumpulan intelijen (intelligence gathering), identifikasi sasaran, pemandu senjata, hingga penilaian kerusakan pasca-serangan (damage assessment).
Salah satu keunggulan utama TALIOS terletak pada integrasi pemrosesan citra canggih berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) serta mode Vision Permanent.
Fitur ini memungkinkan pilot untuk mempertahankan penjejakan visual sasaran secara konsisten, bahkan dalam kondisi cuaca buruk atau lingkungan peperangan yang kompleks.
Selain itu, pod ini dilengkapi kamera TV dan inframerah beresolusi tinggi (High Definition) serta pemandu laser presisi untuk mendukung berbagai amunisi berpemandu presisi (precision-guided munitions).
Pod Pencarian Plug-and-Play
Fleksibilitas TALIOS juga menjadikannya pod pencari sasaran yang efisien dan serbaguna (plug-and-play).
Sistem dengan arsitektur terbuka ini tidak hanya mampu menjalankan fungsi serangan udara ke darat, melainkan juga dapat diandalkan untuk pengintaian taktis serta pencarian dan identifikasi sasaran di udara (mode udara ke udara).
Dengan kemampuan tersebut, kehadiran TALIOS berhasil mentransformasikan platform pesawat gaek menjadi aset pengumpul data dan pencari sasaran modern yang sepadan dengan dinamika medan perang digital masa kini.
Menurut catatan sumber terbuka, AAE masih mengoperasikan sekitar 65 unit Mirage 2000D dalam inventarisnya.
Dari total armada tersebut, sebanyak 50 unit dimodernisasi secara khusus agar tetap andal dan relevan secara operasional hingga dekade 2030-an.
Sisa armada yang tidak ditingkatkan ke standar RMV dipensiunkan secara bertahap seiring bertambahnya jumlah jet tempur Rafale yang masuk ke dinas aktif. (RNS)
